• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Dikaitkan dengan Kematian Lula Lahfah, Ini Fakta Gerd Menurut Dokter

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Januari 28, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 3min read
Dikaitkan dengan Kematian Lula Lahfah, Ini Fakta Gerd Menurut Dokter
81
SHARES
181
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Isu mengenai keterkaitan gastroesophageal reflux disease (Gerd) dengan risiko kematian kembali menjadi sorotan setelah kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah ramai diperbincangkan di media sosial. Peristiwa ini memicu diskusi luas di kalangan warganet, terutama karena gejala Gerd kerap menyerupai serangan jantung, seperti nyeri dada dan sensasi panas di ulu hati.

Ramainya perbincangan ini sekaligus menyingkap rendahnya pemahaman masyarakat tentang Gerd. Banyak yang masih menganggapnya sekadar sakit lambung biasa, padahal Gerd merupakan kondisi refluks asam lambung kronis yang dapat menimbulkan iritasi pada kerongkongan jika tidak ditangani secara tepat.

Di tengah banjir informasi di media sosial, muncul anggapan bahwa Gerd dapat menyebabkan kematian. Kondisi ini menegaskan pentingnya edukasi medis yang benar agar masyarakat tidak terjebak pada asumsi yang keliru.

BACA JUGA :  Polisi: Kematian Lula Lahfah Tanpa Unsur Kekerasan, Keluarga Tolak Autopsi

Apa Itu Gerd?

Gerd atau gastroesophageal reflux disease adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan secara berulang dan berlangsung dalam jangka panjang. Tidak seperti maag biasa, Gerd bersifat kronis dan dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya jika tidak dikelola dengan baik.

Iritasi yang terjadi pada dinding kerongkongan membuat gejala Gerd terasa berat dan sering memicu kecemasan berlebihan, termasuk ketakutan bahwa penyakit ini bersifat fatal.

Ramai Dikaitkan dengan Kematian

Sejumlah warganet menduga Gerd berperan dalam meninggalnya Lula Lahfah, mengingat almarhumah diketahui telah lama mengidap penyakit tersebut. Faktor stres dan overthinking juga disebut-sebut memperburuk kondisi kesehatannya.

Namun, banyak pula yang meluruskan anggapan tersebut. Mereka menilai Gerd bukan penyakit yang secara langsung menyebabkan kematian, sehingga mengaitkannya sebagai penyebab wafat seseorang dinilai tidak tepat tanpa dasar medis yang jelas.

BACA JUGA :  Sore Ini, Reza Arap Bakal Diperiksa Polisi Terkait Kematian Lula Lahfah

Penjelasan Dokter: Gerd Tidak Mematikan

Menanggapi simpang siur informasi, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Doddy Rizqi Nugraha menegaskan bahwa Gerd bukan penyakit yang menyebabkan kematian.

“Gerd itu enggak bikin meninggal, tapi bikin kamu menderita. Dada tengahnya panas terus,” ujar dr Doddy melalui akun Instagram @dr.doddyrizqi.

Menurutnya, meskipun sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, Gerd termasuk penyakit yang bisa dikendalikan dan disembuhkan dengan penanganan yang tepat.

“Kuncinya di pengaturan pola hidup dan jangan overthinking,” jelasnya.

Peran Stres dan Overthinking

Dr Doddy juga menyoroti faktor psikologis sebagai pemicu utama kambuhnya Gerd. Stres, kecemasan, dan overthinking kerap memperparah gejala yang dirasakan penderita.

Ia bahkan menyarankan pasien untuk tidak melabeli diri sebagai “penderita Gerd” secara berlebihan karena hal tersebut dapat memperkuat sugesti negatif terhadap tubuh.

BACA JUGA :  Pemprov DKI akan Buat Skema QR Code untuk Pembelian Gas LPG 3 Kg

Kapan Gerd Perlu Diwaspadai?

Meski tidak menyebabkan kematian secara langsung, Gerd yang dibiarkan bertahun-tahun tanpa pengobatan dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti:

  • Esofagitis (peradangan kerongkongan)

  • Striktur esofagus (penyempitan kerongkongan)

  • Barrett’s esophagus yang meningkatkan risiko kanker kerongkongan

Tanda Gerd Harus Segera ke Dokter

Penderita Gerd disarankan segera mencari pertolongan medis jika mengalami:

  • Nyeri dada hebat atau menjalar ke lengan dan rahang

  • Sulit menelan

  • Muntah darah atau tinja berwarna hitam

  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas

  • Gejala tidak membaik meski sudah minum obat

Penanganan yang tepat dan edukasi yang benar menjadi kunci agar Gerd tidak berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius.

Tags: GERDKematian Lula LahfahPemicu GERD
Previous Post

Dugaan Reza Arap Ada di TKP, Begini Reaksi Mengejutkan Ayah Lula Lahfah

Next Post

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Ramadan, Polda Metro Tingkatkan Patroli

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Kapolda Metro Bakal Tindak Tegas Anggota Polisi Terlibat Kasus Narkoba

Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang Ramadan, Polda Metro Tingkatkan Patroli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com