• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Sabtu, 17 Januari, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP SELEBRITI

Kak Seto Disorot Usai Buku Aurelie Moeremans Terbit, Dugaan Abai Kasus Lama Kembali Mencuat

Aenna Rahman by Aenna Rahman
Januari 16, 2026
in NEWS, SELEBRITI
Reading Time: 3min read
Terkait Kasus Pelecehan Sesama Jenis pada Bocah di Bawah Umur, Ini Dugaan Kak Seto
302
SHARES
3k
VIEWS

TANGERANG SELATAN– Nama psikolog anak Seto Mulyadi atau Kak Seto tengah menjadi sasaran kritik pedas warganet di media sosial. Sorotan ini muncul setelah aktris Aurelie Moeremans merilis buku memoar berjudul Broken Strings pada awal 2026, yang mengungkap kembali pengalaman kelam masa lalunya.

Publik kembali menyinggung dugaan praktik grooming yang dialami Aurelie saat masih di bawah umur. Seiring itu, peran lembaga perlindungan anak dan tokoh pemerhati anak pada masa kasus tersebut mencuat lebih dari satu dekade lalu ikut dipertanyakan, khususnya Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi.

Berdasarkan kutipan dari Beritasatu.com, Rabu (14/1/2026), kasus ini berakar dari hubungan tidak sehat yang diduga dialami Aurelie saat remaja dengan mantan kekasihnya, Robby Tremonti. Merasa khawatir terhadap kondisi putrinya, ayah Aurelie, Jean Marc Moeremans, sempat mendatangi Komnas Perlindungan Anak untuk meminta pendampingan dan perlindungan.

BACA JUGA :  Kode Rahasia Bugar Ala Kak Seto! Umur 71 Tahun Masih Bisa Lincah

Namun, arsip pemberitaan lama yang kembali viral memperlihatkan kekecewaan Jean Marc karena laporannya dinilai tidak mendapatkan tindak lanjut yang jelas. Hal inilah yang kemudian memicu kemarahan netizen di platform X (Twitter), yang menilai lembaga perlindungan anak gagal memberikan pendampingan maksimal saat korban sangat membutuhkan bantuan.

Sejumlah netizen bahkan melontarkan sindiran tajam kepada Kak Seto.
“Berbeda dengan anak Ferdi Sambo, jelas kan mengapa dia peduli,” tulis seorang netizen.
“Kak Seto sahabat orang kaya,” sindir netizen lainnya.
“Karena dia bukan Kak Seto lagi,” tulis akun lain.

Menanggapi gelombang kritik tersebut, Kak Seto akhirnya buka suara. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Selasa (13/1/2026), ia meminta publik menyikapi kembali isu lama tersebut dengan kepala dingin dan tidak memelintir fakta.

“Mohon kiranya kita dapat menyikapi kembali pemberitaan terkait kasus tersebut dengan kepala dingin dan hati yang jernih,” tulis Kak Seto. Ia menegaskan bahwa pada masanya, pihaknya telah berupaya bekerja sesuai dengan kewenangan, kapasitas, dan pemahaman yang berlaku saat itu.

BACA JUGA :  Pameran Foto Eksplorasi Budaya Baduy dan Peranakan Banten

Klarifikasi kembali disampaikan Kak Seto pada Kamis (15/1/2026). Ia mengaku mengikuti dengan sungguh-sungguh dinamika publik yang berkembang, termasuk kutipan dalam buku Broken Strings yang kembali diangkat.

“Relasi kuasa, kerentanan remaja, serta dampak psikologis jangka panjang telah mengalami perkembangan pemahaman yang sangat signifikan dalam lebih dari satu dekade terakhir,” ujar Kak Seto.

Ia menjelaskan bahwa setiap bentuk pendampingan dan pernyataan pada masa lalu disampaikan berdasarkan pengetahuan dan kerangka perlindungan anak yang berlaku saat itu. Namun, ia mengakui bahwa standar perlindungan anak saat ini menuntut kepekaan dan kehati-hatian yang jauh lebih tinggi, terutama terkait manipulasi emosional, tekanan psikologis, dan ketimpangan relasi kuasa yang melibatkan anak dan remaja.

“Kami menyadari bahwa perlindungan anak hari ini memerlukan perspektif yang lebih kuat. Oleh karena itu, refleksi atas praktik masa lalu menjadi bagian dari proses pembelajaran berkelanjutan untuk memperkuat perlindungan anak ke depan,” tuturnya.

BACA JUGA :  Kafe di Senopati Jaksel Kebakaran, 13 Mobil Damkar Diturunkan ke TKP

Diketahui, dalam buku Broken Strings, disebutkan bahwa orang tua Aurelie Moeremans sempat beberapa kali mengadukan permasalahan putrinya kepada Kak Seto yang saat itu menjabat di Komnas Perlindungan Anak. Namun, laporan tersebut dinilai tidak mendapatkan respons yang memadai, sehingga memunculkan dugaan pembiaran.

Meski klarifikasi telah disampaikan, perdebatan di ruang publik belum mereda. Kasus ini tidak hanya menjadi sorotan atas pengalaman pribadi Aurelie Moeremans, tetapi juga berkembang menjadi kritik terhadap efektivitas sistem perlindungan anak di Indonesia.

Banyak pihak berharap polemik ini dapat menjadi momentum evaluasi agar laporan terkait kekerasan, eksploitasi, maupun grooming terhadap anak dapat ditangani secara lebih serius dan akuntabel di masa mendatang.

Tags: Aurelie MoeremansBuku Broken StringsKak Seto
Previous Post

Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Kematian Sekeluarga di Jakut

Next Post

Musim Hujan Datang, Risiko Flu hingga Demam Berdarah Meningkat

Related Posts

Tak Semudah Itu Dimaafkan! Mawa Beberkan Dua Syarat untuk Insanul Fahmi
SELEBRITI

Tak Semudah Itu Dimaafkan! Mawa Beberkan Dua Syarat untuk Insanul Fahmi

Januari 17, 2026
135
Pilar Saga Panggil Camat dan Lurah Pondok Aren Bahas Penanganan Sampah
TANGERANG SELATAN

Pilar Saga Panggil Camat dan Lurah Pondok Aren Bahas Penanganan Sampah

Januari 17, 2026
141
Bikin Merinding! Helikopter Raffi Ahmad Oleng dan Hampir Jatuh di Bali
SELEBRITI

Bikin Merinding! Helikopter Raffi Ahmad Oleng dan Hampir Jatuh di Bali

Januari 17, 2026
143
Berburu Durian Black Thorn Lereng Muria Pati, Legitnya Kelas Dunia
DAERAH

Berburu Durian Black Thorn Lereng Muria Pati, Legitnya Kelas Dunia

Januari 17, 2026
3k
Berkembang Bersama BRILink Agen, Keluarga di Jepara ini Berhasil Buka Lapangan Pekerjaan bagi Masyarakat Sekitar
ADVERTORIAL

Berkembang Bersama BRILink Agen, Keluarga di Jepara ini Berhasil Buka Lapangan Pekerjaan bagi Masyarakat Sekitar

Januari 17, 2026
3.8k
Kuliner Pagi Tangsel: Resep Sarapan Khas yang Wajib Dicoba
KULINER

Kuliner Pagi Tangsel: Resep Sarapan Khas yang Wajib Dicoba

Januari 17, 2026
3k
Next Post
Musim Hujan Datang, Risiko Flu hingga Demam Berdarah Meningkat

Musim Hujan Datang, Risiko Flu hingga Demam Berdarah Meningkat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com