KABUPATEN TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sedikitnya 12 rumah mengalami kerusakan akibat banjir sejak Minggu (11/1) lalu.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan rumah-rumah yang terdampak tersebar di beberapa kecamatan. Mulai dari Kecamatan Kresek hingga Kosambi.
“Ada sekitar 12 rumah yang rusak, ada yang di Kecamatan Kresek, Kosambi, dan beberapa wilayah lainnya,” ujar Achmad Taufik kepada wartawan, Kamis (15/1/2026).
Berdasarkan data BPBD, banjir di Kabupaten Tangerang telah merendam 119 desa yang tersebar di 24 kecamatan. Meski kondisi air di sejumlah lokasi mulai berangsur surut, sebagian wilayah masih terdampak cukup parah.
Achmad Taufik mengungkapkan, saat ini ketinggian air banjir masih bervariasi mulai dari 20 sentimeter hingga 80 sentimeter di beberapa titik.
Meski kondisi banjir berangsur surut, BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan karena prakiraan cuaca menunjukkan peluang hujan masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengacu pada peringatan BMKG dan evaluasi kejadian tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, seluruh pihak tetap diminta siaga,” tukasnya.







