MAHASISWA Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang (UNPAM) telah sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan ini dirancang secara strategis untuk memberikan kontribusi edukatif bagi masyarakat melalui penyebarluasan ilmu pengetahuan dan keterampilan praktis. Fokus utama dari program ini adalah membekali siswa dengan pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya membangun identitas diri yang profesional, sekaligus memberikan solusi atas tantangan ketidakkonsistenan citra digital yang sering dihadapi oleh generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Pelaksanaan kegiatan PKM ini berlangsung di SMA PGRI 2 Pondok Petir dengan melibatkan para siswa sebagai peserta sasaran yang dipersiapkan untuk menjadi individu yang berdaya saing tinggi. Tim pelaksana PKM ini terdiri dari mahasiswa-mahasiswa dari Program Studi Manajemen S1 Universitas Pamulang, yaitu Rasyad Daffa Indarto, Dikeysar Tri Ananda, dan Muhamad Rizki Maulana.
Seluruh rangkaian agenda dilaksanakan di bawah bimbingan dosen pembimbing Fahmi Susanti, S.Km., M.M., yang memberikan arahan agar setiap materi mengenai pengembangan diri dapat diterima secara optimal oleh para peserta.

Kegiatan ini mengusung tema penting mengenai “Pembinaan Karakter Kepemimpinan dan Personal Branding di Era Digital”. Hal ini dilatarbelakangi oleh fenomena di mana ruang digital telah menjadi etalase utama bagi individu untuk menunjukkan kredibilitas dan kompetensi mereka. Banyak siswa yang belum menyadari bahwa aktivitas mereka di media sosial merupakan bagian dari pembentukan citra diri (personal branding).
Tanpa strategi yang tepat, identitas digital yang tidak profesional dapat menjadi hambatan bagi mereka di masa depan, baik dalam urusan akademik maupun saat memasuki dunia kerja yang penuh kompetisi.
Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang sangat interaktif dan mendalam. Tim PKM menyelenggarakan sesi pelatihan yang mencakup presentasi materi, diskusi kelompok terfokus, bedah kasus, hingga pendampingan langsung mengenai cara mengelola platform digital secara bijak.
Materi yang disampaikan menekankan pada tiga pilar utama: konsistensi identitas digital, teknik komunikasi yang efektif di ruang publik, serta penerapan etika dalam berinteraksi di media sosial guna membangun kepercayaan dan kredibilitas jangka panjang.
Selama pelaksanaan kegiatan, antusiasme yang ditunjukkan oleh siswa-siswi SMA PGRI 2 Pondok Petir sangat luar biasa. Peserta terlibat aktif dalam sesi diskusi dan simulasi pembuatan profil diri yang positif. Hasil evaluasi program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai cara mengomunikasikan nilai-nilai unik yang mereka miliki kepada publik.
Selain itu, kegiatan ini berhasil menanamkan kesadaran akan pentingnya tanggung jawab sosial dalam setiap konten yang mereka bagikan, sehingga identitas yang terbentuk tidak hanya sekadar populer, tetapi juga berintegritas.
Edukasi mengenai personal branding ini diharapkan dapat menjadi panduan berkelanjutan bagi siswa dalam membangun aset digital yang berharga. Dengan citra diri yang positif dan terencana, para siswa diharapkan memiliki rasa percaya diri yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan komunikasi dan kompetisi global di masa depan.
Program ini menjadi model pembinaan yang krusial dalam mencetak sumber daya manusia yang adaptif, beretika, dan kompetitif di era digital.
Demikian artikel ini disusun dengan harapan dapat memberikan informasi serta inspirasi bagi pembaca, khususnya civitas akademika SMA PGRI 2 Pondok Petir mengenai pentingnya membangun daya saing melalui strategi personal branding yang tepat sebagai penunjang kesuksesan di masa depan.
Penulis:
Rasyad Daffa Indarto
Dikeysar Tri Ananda
Muhamad Rizki Maulana
Mahasiswa Program Studi Manajemen S1 Universitas Pamulang







