• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OPINI

DISWAY: Setengah Dibuka

admin by admin
September 29, 2025
in NEWS, OPINI
Reading Time: 4min read
dahlan iskan

Disway diundang di Wisma Duta Besar Indonesia di Damaskus, Suriah. Foto: Disway

71
SHARES
158
VIEWS

Oleh: DAHLAN ISKAN
Sang Begawan Media

 

Indonesia tidak pernah tutup. Segawat apa pun keadaan di Suriah kedutaan besar kita tetap buka di sana. Termasuk saat-saat genting pada peralihan kekuasaan tanggal 8 Desember lalu.

“Ada 1.000 warga negara Indonesia di sini. Kami tidak boleh kabur duluan,” ujar Dr Wajid Fauzi, duta besar Indonesia di Syria. “Justru kami yang harus mengevakuasi mereka,” tambahnya.

Wajid sudah enam tahun menjabat duta besar di Syria. Ketegangan seperti di Syria tidak baru baginya. Ia pernah jadi duta besar di Yaman –saat perang di sana.

Sulitnya, warga negara Indonesia di Suriah tidak ada yang datang lewat jalan terang. Tenaga kerja wanita itu datang lewat percaloan yang gelap. Kedutaan harus cari cara yang berliku untuk menemukan mereka.

Malam menjelang tanggal delapan itu juragan mereka kabur. Para juragan sudah membaca situasi baru yang gawat. Mereka tahu: tanggal 5 Desember konvoi besar-besaran meninggalkan ”ibu kota pemberontak” Aleppo. Ke arah kota Homes. Berarti sudah separo jalan menuju Damaskus.

Di Homes konvoi kian besar. Pemberontak dari Homes bergabung. Tanggal 7 Desember mereka sudah menguasai luar kota Damaskus. Ibu kota terkepung masa. Jumlahnya fantastis.

Jam-jam itulah rupanya negosiasi tingkat tinggi berlangsung. Damaskus tidak mungkin dipertahankan. Pasukan penjaga Damaskus sudah busuk dari dalam. Di tanggal 7 Desember itu terjadi gerakan diam-diam: semua tentara meletakkan senjata. Lari. Banyak senjata yang dibuang di tempat sampah. Pun seragam tentara mereka. Tanpa seragam mereka pulang kampung. Ada yang bergabung dengan gerakan masa.

BACA JUGA :  DISWAY: Uang Suara

Penyebab pembusukan itu satu: gaji tentara sangat rendah. Tidak cukup untuk makan setengah bulan. Sejak lama sudah seperti itu. Keuangan negara sudah tergantung pada donasi dari bandar Basyir Al Assad: Rusia.

Bandarnya sudah realistis. Uangnya sudah terkuras di perang dengan Ukraina. Apalagi kekuatan tentara Suriah sudah loyo atas bawah.

Sebenarnya ada bandar cadangan: Iran. Tapi Iran juga lagi konsentrasi ke negara lain. Pemimpin besar Hisbullah di Lebanon tewas: Nasrullah. Ia kena bom taktis Israel yang dikirim dari jarak jauh menghancurkan kediamanmya. Kekuatan bomnya 83 ton.

Maka, tanggal 7 malam itu, Presiden Basyir Al Assad harus menyerah. Ia diterbangkan ke Rusia. Bersama istri dan anak. Tidak langsung ke Rusia. Transit dulu di pangkalan angkatan udara Rusia di bagian barat Syria.

Pun para pengusaha besar kroni Assad. Mereka juga kabur. Mereka membawa harta benda tapi meninggalkan pembantu rumah tangga dari Indonesia. Ada TKI yang menghubungi kedutaan. Ada yang tidak. Kedutaan mencari cara menjemput mereka. Dibawa ke penampungan di dekat gedung kedutaan.

“Sulitnya, banyak yang tidak tahu siapa nama belakang mereka,” ujar Pak Duta Besar.

Mereka memang tidak memegang paspor. Dipegang calo. Kedutaan harus membuatkan dokumen perjalanan ”laksana paspor”. Tanpa tahu nama belakang sulit membuatkan dokumen. Data di laksana paspor harus sama dengan data di paspor. Kalau tidak mereka tidak akan bisa lolos di imigrasi saat keluar dari Syria.

Jangankan nama. Di mana kampung asal mereka pun banyak yang lupa. Saking lamanya di Syria. Atau pura-pura lupa. Begitulah doktrin yang disampaikan para calo kepada mereka.

BACA JUGA :  KAI: Puncak Arus Balik Penumpang Kereta Diperkirakan Pada 4-6 April 2025

Anehnya calo seperti itu tidak pernah bisa diberantas. Kedutaan sudah sering kirim permintaan agar praktik seperti ini dihapus mulai dari hulunya. Tapi ada saja yang datang lewat pintu belakang.

Sampai sekarang pun masih banyak yang belum berhasil dibuatkan dokumen baru.

Pak duta besar orang Solo. Ia lulusan madrasah Al Islam yang terkenal itu. Ayahnya hakim di pengadilan agama –terakhir menjabat ketua pengadilan tinggi agama di Semarang –lalu Yogyakarta.

Untuk memenuhi permintaan orang tua, Wajid kuliah di UIN Sunan Kalijaga. Di tahun kedua ia merangkap kuliah di Universitas Gadjah Mada. Doktornya diraih di Universitas Indonesia.

Tidak ada anaknya yang ikut ke Suriah. Ia berdua dengan istri –alumnnus SMAN 8 Jakarta – yang lulusan Universitas Indonesia.

Di hari ketiga di Suriah saya diundang makan siang di Wisma Indonesia. Kebetulan letaknya di tengah perjalanan darat menuju perbatasan Lebanon.


Bersama Duta Besar RI untuk Suriah, dr Wajid Fauzi (tiga dari kiri). Beliau ditemani istri (tiga dari kanan) serta para pegawai KBRI. Foto: Disway

Inilah Wisma Indonesia terbesar, terindah, dan teraman –sebatas pengetahuan saya. Luasnya hampir setengah hektare. Pohon-pohon tinggi menjulang rapat di sekeliling pagarnya. Berbagai pohon buah berada di tamannya –buah lokal maupun buah asal Indonesia.

Di dalam Wisma ini serasa seperti tidak di Syria. Rindang. Tenang. Damai. Ada kolam renang terawat di halaman depan. Airnya biru jernih menggoda. Ada lapangan tenis. Ada halaman belakang. Tapi olahraga penghuninya: bulu tangkis.

BACA JUGA :  Polres Tangsel Amankan 18 Penjual Obat-obatan Terlarang Berkedok Toko Kelontong

Siang itu kami mendapat sajian lodeh, bakwan, semacam kare, empal, kerupuk, dan sambal. Ini berkah luar biasa –setelah tiga hari kambing, kambing, dan kambing.


Akhirnya makan masakan Indonesia, setelah sebelum makan olahan kambing, kambing, dan kambing. Foto: Disway

Wisma ini berada di luar kota. Tapi hanya 15 menit bermobil dari gedung kedutaan. Juga hanya 20 menit dari perbatasan Syria-Lebanon. Strategis. Kalau ada keadaan darurat mudah menuju Lebanon.

Wajid duta besar ketiga atau keempat yang menempati wisma istimewa ini. Lokasinya di lingkungan real estate kelas atas. Semua rumah di kawasan ini seperti itu. Tiap kaplingnya setengah hektare. Pagarnya pohon tinggi padat menjulang.

“Untung rumah ini aman,” ujar Ny Wajid. Maksudnyi: aman di hari revolusi sosial tanggal 7 dan 8 Desember itu. “Padahal tentara yang menjaga di depan wisma sudah kabur. Sudah membuang senjata mereka,” ujarnyi.

Nama Indonesia memang harum di Syria. Tidak pernah ada luka apa pun.

Banyak kedutaan lain yang jadi sasaran amuk masa. Misalnya kedutaan Iran. Atau Tiongkok. Bahkan juga terjadi penjarahan. Tapi aset Indonesia aman-sentosa

Tentu masih ada satu agenda yang lebih sensitif: orang Indonesia yang pernah tergabung dalam pasukan pemberontak. Jumlahnya masih sekitar 100 orang. Pak dubes tidak mau diajak bicara soal ini. Dunia diplomasi harus tahu mana yang dibuka dan mana yang ditutup. Hanya kadang-kadang saja ada yang setengah dibuka.(*)

Tags: dahlan iskandamaskusdiswaySuriah
Previous Post

Sarapan Sehat dengan Telur: Praktis, Bergizi, dan Bikin Semangat

Next Post

BUMA Teken MoU dengan CAPUNP di Guangzhou, Buka Jalan UMKM Ansor ke Pasar Global

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
BUMA Teken MoU dengan CAPUNP di Guangzhou, Buka Jalan UMKM Ansor ke Pasar Global

BUMA Teken MoU dengan CAPUNP di Guangzhou, Buka Jalan UMKM Ansor ke Pasar Global

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com