TANGERANG SELATAN– Seblak Mama Nugi milik Aneu Sintia (34) kini viral dan selalu ramai diburu warga setiap hari, terutama saat jam makan siang. Warung sederhana ini awalnya berjualan dari rumah kontrakannya di Bintaro pada 2021, sebelum pindah ke lahan kosong di Perumahan Kemang, Babakan Pocis, Tangerang Selatan.
Karena ramainya pengunjung, warung ini sempat diliput tim Trans 7 dan direview sejumlah vlogger kuliner. Usai jadi viral, warga semakin penasaran mencoba seblak favorit Mama Nugi.
Usaha Sintia dimulai dengan menjual nasi uduk, nasi kuning, lauk matang, dan seblak hanya sebagai menu tambahan. Seiring waktu, seblak justru menjadi menu andalan yang digemari pembeli.
“Keuntungannya Rp50 ribu sampai Rp 200 ribu sehari,” kenang Sintia.
Empat tahun berjualan di lokasi lama, Sintia harus pindah karena pemilik tanah meminta tempat dikosongkan. Beruntung, ia sudah membeli sebidang tanah tak jauh dari lokasi awal. Meski harus pindah mendadak dan mengeluarkan biaya besar untuk membangun tempat baru, ia tetap semangat melanjutkan usahanya.
Dengan bantuan dua karyawan, Sintia kini memasarkan seblaknya melalui WhatsApp Business. Strategi ini membuat pesanan lebih mudah dikelola, sementara jumlah pembeli terus bertambah berkat reputasi usaha dan kualitas seblak yang konsisten.
“Kalau ada rezeki, saya ingin memperluas tempatnya, tambah lantai dua. Untuk cabang masih dipikir-pikir karena baru pindah dan butuh waktu,” ujarnya.
Omzet usaha bervariasi. “Kalau ramai bisa sampai Rp30 juta sebulan, kalau sepi ya di bawah itu,” kata Sintia. Meski usahanya viral, ia tetap menjaga sikap ramah.
“Pelanggan sudah kayak saudara sendiri, jadi saya ingin terus menjaga hubungan baik,” tambahnya.
Ia berharap ke depan usahanya makin maju, pelanggan semakin banyak, dan impiannya membuka cabang baru bisa terwujud.(Erlin/MG1)







