• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OPINI

DISWAY: Delapan Persen

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
Juli 16, 2025
in NEWS, OPINI
Reading Time: 2min read
prabowo subianto

Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto. Foto: Disway

78
SHARES
3.6k
VIEWS

Oleh: DAHLAN ISKAN
Sang Begawan Media

 

Saya sering memikirkan ini: mengapa Presiden Prabowo mencanangkan pertumbuhan ekonomi harus delapan persen. Saya tentu juga memikirkan ”bisa” atau ”tidak bisa” mencapainya. Tapi saya lebih fokus pada mengapa Presiden Prabowo ngotot dengan pertumbuhan delapan persen.

Tidak mungkin itu hanya karena emosi –agar kelihatan lebih gagah dibanding presiden-presiden sebelumnya. Juga tidak mungkin Presiden Prabowo tidak tahu angka delapan itu sulit sekali dicapai. Apalagi –seperti dirumorkan di kalangan politikus– itu hanya ”takhayul angka delapan” karena Gerindra nomor delapan. Prabowo bukan orang yang mudah percaya takhayul.

Saat ke Perth pekan lalu saya mulai terbuka pikiran. Terutama setelah diskusi dengan para calon doktor di kampus U-dab –University of Western Australia (Baca Disway kemarin :Jebakan U-dab). Ternyata kita sedang dalam persoalan besar. Kalau tidak bisa tumbuh delapan persen kita terjebak dalam middle income trap.

BACA JUGA :  Buka Sejak Pagi, Berikut Lokasi SIM Keliling Tangsel Hari Ini

Berarti angka delapan persen itu datang dari keprihatinan presiden yang amat mendalam soal keadaan bangsa saat ini.

Yang sedang terjadi, kita berada di jebakan yang menakutkan. Sudah lebih 10 tahun publik intelektual mengingatkan itu: awas kita bisa kena jebakan batman –seperti yang dialami Argentina.

Kalau sampai jebakan itu melilit bangsa Indonesia akibatnya Anda sudah tahu: kita akan berputar-putar di sini saja. Tidak akan bisa beranjak ke tahap berikutnya: menuju negara maju.

Maka di balik angka delapan persen, dugaan saya, adalah kesadaran akan tibanya jebakan yang menakutkan itu. Pilihannya tinggal tumbuh delapan persen atau masuk jebakan.

Di Disway kemarin saya sudah melaporkannya: para calon doktor itu sudah berkesimpulan kita sudah berada di dalam jebakan. Bukan ”akan”. Untuk keluar dari jebakan, GDP per kapita kita harus USD 13.000. Tidak ada jalan lain: pertumbuhan kita harus di atas delapan persen.

BACA JUGA :  Jangan Anggap Sepele! Ini Manfaat Vaksin Influenza dan Siapa yang Wajib Mendapatkannya

Selama 10 tahun terakhir GDP per kapita kita ternyata tidak pernah naik. Berhenti. Bahkan turun. Dari USD 5.000 dolar ke USD 4.200 atau USD 4.500. Di balik gegap gempita berbagai kemajuan, ternyata data statistik GDP per kapita kita bicara lain.

Maka tumbuh delapan persen harus. Tapi mencapainya tidak mudah. Apalagi kalau semua pihak pesimistis dengan angka itu. Tahun 2025 tinggal separonya.

Sudah banyak jalan keluar diuraikan di Disway kemarin. Masih bisa ditambah sektor pariwisata –agar menyedot turis asing kian banyak. Pariwisata. Pariwisata. Pariwisata.

Rasanya kita perlu melupakan politik. Perlu satu komando. Bergerak di segala lini ekonomi. Dalam politik lebih baik ada yang mengalah daripada 280 juta orang masuk dalam jebakan.

BACA JUGA :  Kapolres Tangsel Beri Penghargaan kepada 27 Personel, Dua Diantaranya Dapat Tiket Umroh

Tapi politik terlalu mengasyikkan. Jangan-jangan banyak yang suka bila kita terjebak di dalamnya.(*)

Tags: dahlan iskanPertumbuhan Ekonomiprabowo subianto
Previous Post

Timnas Indonesia U-23 Lindas Brunei Delapan Gol Tanpa Balas

Next Post

Mentan Minta Polri dan Kejagung Ungkap Praktik Beras Oplosan

Related Posts

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri
ADVERTORIAL

Songsong 131 Tahun, BRI Usung Semangat Tumbuh Berkelanjutan, Memajukan Negeri

Oktober 21, 2026
2.7k
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
HUKUM

RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan

Oktober 21, 2026
2.4k
Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal
TANGERANG SELATAN

Rekonstruksi Jembatan Merpati Raya Tangsel Ditunda, Penutupan Jalan 22 Oktober Batal

Oktober 21, 2026
2.6k
KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan
ADVERTORIAL

KUR BRI Buka Jalan Rezeki Lintas Generasi melalui Sepiring Ketoprak di Bengkulu Selatan

Oktober 21, 2026
2.4k
BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM
ADVERTORIAL

BRI dan Pemerintah Gerakkan Investasi Global dan Berdayakan Ekonomi Lokal dari Level Korporasi hingga UMKM

Oktober 21, 2026
2.4k
Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka
FILM & MUSIK

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tayang 19 November 2026, Vino G. Bastian Kembali Jadi Buya Hamka

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Mentan Minta Polri dan Kejagung Ungkap Praktik Beras Oplosan

Mentan Minta Polri dan Kejagung Ungkap Praktik Beras Oplosan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com