• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Senin, 19 Januari, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Strategi Mencegah dan Menanggulangi Bullying Berbasis Empati

PKM Unpam: Membangun Sekolah Ramah di SMPN 11 Tangerang Selatan

Aenna Rahman by Aenna Rahman
Mei 26, 2025
in DUNIA KAMPUS, NEWS
Reading Time: 3min read
Strategi Mencegah dan Menanggulangi Bullying Berbasis Empati
334
SHARES
3.7k
VIEWS

BULLYING di lingkungan sekolah merupakan masalah serius yang dapat mengganggu proses pembentukan karakter anak. Dalam konteks ini, empati dan kepedulian dipandang sebagai pendekatan strategis dalam pencegahan dan penanggulangn bullying. delapan mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Universitas Pamulang (Unpam) menggagas kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang menyasar siswa SMP Negeri 11 Kota Tangerang Selatan.

Mengangkat tema “Strategi Pencegahan dan Penanggulangan Bullying melalui Empati dan Kepedulian di Lingkungan Sekolah,” kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 24 April 2025, dan diikuti oleh 31 siswa SMPN 11 Tangsel. Tujuannya adalah memberikan edukasi mengenai bahaya bullying serta menanamkan pentingnya empati sebagai dasar membangun lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.

Melihat kenyataan tersebut, kami Mahasiswa Fakultas Hukum Universtas Pamulang melakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan mengangkat tema : Pencegahan dan Penanggulangan Bullying Berbasis Empati.Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 11 Kota Tangerang Selatan, yang diikuti oleh puluhan siswa dan siswi. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membangun kesadaran siswa mengenai bahaya bullying, menagajarkan cara membedakan antara candaan sehat dengan perundungan, serta menanamkan nilai-nilai empati sejak dini sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

BACA JUGA :  Pakai DIGI by bank bjb, Dapatkan Promo Menarik di Event FLEX-CON 2024

Sekolah seharusnya menjadi tempat aman dan menyenangkan bagi siswa. Namun, kenyataan menunjukkan bahwa praktik bullying masih marak terjadi terjadi di lingkungan sekolah. Oleh sebab itu,dibutuhkan pendekatan yang lebih humanis dan preventif, salah satunya melalui pendidikan empati dan kepedulian. 

Realitanya, bullying sering terjadi secara verbal, fisik, maupun psikis dari ejekan hingga kekerasan yang dikemas dalam candaan. “Bayangkan seorang anak datang ke sekolah bukan untuk belajar, tapi untuk bertahan. Ketika teman jadi lawan, dan kelas jadi medan tekanan psikologis“.

Melalui pendekatan berbasis empati dan kepedulian,kegiatan yang kami laksanakan meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya meciptkan lingkungan yang aman dan bebas dari bullying.

Kami delapan mahasiswa Unpam yang tergabung dalam tim adalah Karisma Agung Sembiring, Anggraini Kartika Puteri, Alya Zahra Neisa, Dilla Julianti, Faruq Hisnin Diansyah, Fransel Saoloan Sihotang, Hilda Oktaviani, dan Umar Azis Abdullah. Mereka didampingi oleh Dosen Pembimbing, Lukman Hakim, S.H., M.H menggagas pendekatan yang unik : tidak hanya melarang bullying, tapi mengajak siswa untuk memahami perasaan orang lain melalui latihan empati. “Kami ingin siswa tahu perbedaan antara candaan sehat dan bullying, serta mengerti dampaknya secara psikologis”.

BACA JUGA :  Financial Education for Soeciety: Kontribusi Mahasiswa Akuntansi Unpam

SMPN 11 Tangerang Selatan bukan sekolah biasa, sekolah ini dikenal aktif dalam literasi, Adiwiyata, dan pengembangan karakter siswa, sekolah ini terus berinovasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang unggul.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Unpam turut berkontribusi dalam upaya tersebut. Bukan hanya lewat ceramah, tetapi lewat pendekatan yang menyentuh : memahami perasaan, mengenal luka batin, dan menyembuhkannya bersama.

Dari 31 siswa yang mengikuti kegiatan ini, terlihat antusiasme tinggi selama sesi berlangsung. Sesi diskusi dan tanya jawab bahkan memunculkan cerita-cerita pribadi siswa yang sebelumnya tidak pernah disuarakan.

Salah satu siswa mengatakan, “Saya sering merasa sakit hati karena diejek teman, tapi selama ini saya kira itu cuma lelucon biasa. Setelah ikut kegiatan ini, saya jadi sadar bahwa saya berhak untuk merasa tidak nyaman, dan teman-teman juga harus tahu batasnya.”

Pihak sekolah pun menyambut baik kegiatan ini. Guru pendamping menyebut program ini sangat relevan dan dibutuhkan, terutama dalam upaya membangun budaya sekolah yang lebih humanis dan suportif.

Kegiatan ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi para mahasiswa. salah satu anggota tim, menyampaikan bahwa pengalaman langsung di lapangan membuka matanya terhadap kompleksitas masalah sosial di usia remaja. “Kami belajar menyampaikan hukum dengan cara yang ramah dan aplikatif, bukan hanya teoritis.”

BACA JUGA :  Memilukan, Tragedi Kanjuruhan Lebih Buruk dari Tragedi Hillsborough

Tim mahasiswa berharap kerja sama antara Universitas Pamulang dan SMPN 11 Tangsel dapat berlanjut dalam bentuk pelatihan guru dan edukasi lanjutan, karena empati bukan pelajaran singkat, melainkan proses jangka panjang dalam membentuk pribadi yang peduli. “Empati bukan hanya pelajaran sehari, tapi proses hidup yang panjang. Kami ingin jadi bagian dari proses itu,” anggota kami menutup kegiatan dengan harapan besar. Melalui langkah kecil ini, mahasiswa Unpam menunjukkan bahwa perubahan sosial bisa dimulai dari ruang kelas, lewat dialog, kesadaran, dan tentu saja empati.

Penulis:

Ketua Pelaksana: Karisma Agung Sembiring 

NIM : 221010200326

Wakil Ketua: Anggraini Kartika Puteri

NIM : 221010201430

1. Alya Zahra Neisa

NIM : 221010201462

2. Dilla Julianti

NIM : 221010201300

3. Faruq Hisnin Diansyah

NIM : 221010201348

4. Fransel Saoloan Sihotang

NIM : 221010200977

5. Hilda Oktaviani

NIM : 221010200799

6. Umar Azis Abdullah

NIM : 221010200648

Mahasiswa Program Studi /Fakultas: Ilmu Hukum/Hukum

Universitas Pamulang

Tags: Pengabdian Kepada MasyarakatPKM Unpamuniversitas pamulang
Previous Post

Anggota DPR Minta Pengurus Grib Jaya yang Kuasai Lahan BMKG Ditindak Pidana

Next Post

Jelang Idul Adha, Tamara Tyasmara Sumbang Kambing Kurban ke Arab Saudi

Related Posts

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Berawan Hingga Hujan Ringan
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel Hari Ini: Hujan Intensitas Ringan

Januari 19, 2026
1.2k
Catat, Berikut Lima Lokasi SIM Keliling di Jakarta Hari Ini
TANGERANG SELATAN

Lokasi SIM Keliling Tangsel 19 Januari 2026

Januari 19, 2026
1.3k
Gubernur Banten Andra Soni Salurkan Toren POC dan Biogas, Sampah Organik Tangsel Bisa Diolah 100 Kg per Hari
TANGERANG SELATAN

Gubernur Banten Andra Soni Salurkan Toren POC dan Biogas, Sampah Organik Tangsel Bisa Diolah 100 Kg per Hari

Januari 18, 2026
2.9k
Satu Jasad Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Tim SAR Evakuasi
DAERAH

Satu Jasad Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Tim SAR Evakuasi

Januari 18, 2026
1.4k
Transjakarta Alihkan Sejumlah Rute Akibat Banjir di Jakarta
MEGAPOLITAN

Transjakarta Alihkan Sejumlah Rute Akibat Banjir di Jakarta

Januari 18, 2026
1.2k
TNI-Polri Bantu Angkut Sampah di Pasar Cimanggis Ciputat
TANGERANG SELATAN

TNI-Polri Bantu Angkut Sampah di Pasar Cimanggis Ciputat

Januari 18, 2026
1.1k
Next Post
Jelang Idul Adha, Tamara Tyasmara Sumbang Kambing Kurban ke Arab Saudi

Jelang Idul Adha, Tamara Tyasmara Sumbang Kambing Kurban ke Arab Saudi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com