TANGSELXPRESS – Masyarakat digegerkan penemuan mayat wanita dalam koper merah di Ngawi. Korban mutilasi ini diidentifikasi berinisial UK (29), warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Kapolsek Garum, AKP Punjung mengatakan pihak keluarga wanita yang diduga korban mutilasi itu sudah berangkat ke Ngawi untuk memastikan identitas korban.
“Benar adanya korban adalah perempuan beralamat di Bence Garum. Saat ini keluarga masih berada di Ngawi,” ujar AKP Punjung saat dikonfirmasi, Jumat (24/1/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, lanjut Punjung, korban tidak tinggal bersama keluarganya di Blitar. Ia selama ini tinggal di sebuah rumah kos di Tulungagung.
Diketahui, korban mutilasi Ngawi memiliki dua anak yang saat ini tinggal bersama neneknya. Statusnya sendiri adalah seorang janda sejak beberapa tahun terakhir.
“Menurut info seperti itu, tetapi ini keluarga masih merapat ke Ngawi untuk memastikan korban apakah benar,” ucapnya.
Sementara ayah kandung korban, Nur Khalim menjelaskan bahwa korban bekerja di Tulungagung dan mengontrak sebuah rumah di sana. Korban baru saja pulang ke Blitar lima hari lalu.
“Setiap pulang, dia selalu menyempatkan diri menemui saya. Terakhir kami bertemu sekitar lima hari lalu. Setelah itu, saya tidak pernah berkomunikasi lagi karena saya tidak memiliki handphone,” terang Nur Khalim.







