TANGSELXPRESS – Polsek Ciputat Timur (Ciptim) Polres Tangerang Selatan (Tangsel) yang dipimpin oleh Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Kemas M.S. Arifin, dan Kanit Reskrim Iptu Krisna Hasiholan telah mengamankan 6 (enam) anak yang melakukan tawuran menggunakan senjata tajam (sajam) di wilayah Kelurahan Jombang pada Minggu (4/8).
Keenam anak berkonflik dengan hukum (ABH) tersebut adalah A.F.U (15), R.A.R (17), S.M (15), F.A.F. (14), Y.E.P (16), dan R.H.M (15). Hal ini dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Tangsel, AKP M. Agil Sahril.
“Polsek Ciputat Timur telah mengamankan enam anak yang sedang melakukan tawuran di Jl. Pertanian Kelurahan Jombang Ciputat pada Minggu (4/8),” ujar AKP Agil saat dikonfirmasi Selasa (6/8).
Agil pun menjelaskan kronologisnya. Pada Minggu, 4 Agustus 2024 sekitar pukul 03.40 WIB saat sedang patroli di wilayah Kelurahan Jombang, personel Reskrim Polsek Ciptim melihat sekumpulan anak yang sedang melakukan tawuran.
“Kemudian, personel Polsek Ciptim membubarkan tawuran tersebut dan berhasil mengamankan 6 anak beserta 1 bilah senjata tajam jenis Corbek dengan gagang plastik warna hijau, 1 bilah senjata tajam jenis Corbek dengan gagang kayu warna coklat, dan 1 bilah plat besi yang sudah ditajamkan yang diamankan dari TKP,” jelasnya.
Lebih lanjut, Agil menerangkan bahwa hasil gelar perkara dan pemeriksaan saksi-saksi oleh penyidik dari enam anak yang diamankan pada saat itu. Tiga di antaranya berstatus anak berkonflik dengan hukum (ABH) yaitu A.F.U, R.A.R., dan S.M., serta tiga anak berstatus saksi yaitu F.A.F., Y.E.P., dan R.H.M.
“Ketiga ABH tersebut diduga melakukan tindak pidana kedapatan membawa senjata tajam tanpa ijin, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam,” tuturnya.
Lebih lanjut, Agil juga mengimbau kepada masyarakat dan orang tua untuk mengawasi pergaulan anak-anak seperti memastikan bahwa anak-anak sudah berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB serta memeriksa penggunaan gadget atau media sosial (medsos) mereka.
“Kepada masyarakat atau para orang tua, pastikan jam sepuluh malam anak sudah di rumah, cek handphone-nya karena biasanya tawuran diawali dengan janjian di medsos,” tandasnya menambahkan. (arga)







