TANGSELXPRESS – Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Bidang Studi Digital Komunikasi Universitas Mercu Buana melaksanakan tugas akhir berupa pengabdian masyarakat secara langsung.
Tim Tugas Akhir Peduli Negeri (TAPN) bekerja sama dengan melakukan pendampingan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Shava Coffee sesuai dengan bidang keilmuannya masing-masing.
UMKM Shava Coffee berlokasi di Jl. Pondok Betung Raya No.13, Pondok Karya, Kecamatan. Pondok Aren, Kota Tanggerang Selatan, Banten 15225.
Pada pelaksanaan Tugas Akhir Peduli Negeri (TAPN), para mahasiswa mengusung tema “Pendampingan dan Pengelolaan dalam Memanfaatkan Media Sosial Instagram bagi UMKM Shava Coffee untuk Meningkatkan Brand Awareness”.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Muhammad Nurul Huda, Athallah Anargya, dan Hendry Muhammad dari Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Komunikasi Digital.

Kegiatan ini diselenggarakan pada Sabtu, (25/5) pukul 16.00 — 17.00 WIB. Masing-masing mahasiswa menyampaikan materi yang relevan dengan tema kepada Carlista dan Arthur.
Materi yang diberikan meliputi Strategi Komunikasi Digital yang Efektif oleh Muhammad Nurul Huda, Content Planning Strategy untuk Mengoptimalisasikan Konten di Media Sosial Instagram oleh Athallah Anargya, dan Strategi Produksi Konten Digital dalam memaksimalkan Engagement Rate oleh Hendry Muhammad.
Selain itu, Tim TAPN memberikan pelatihan sebagai bentuk implementasi berdasarkan materi yang telah diberikan kepada pelaku UMKM Shava Coffee dengan harapan dapat berguna untuk kedepannya.
Setelah melakukan pendampingan, Tim TAPN melakukan banyak aktivitas komunikasi dengan pembuatan konten kreatif di media sosial Instagram.
UMKM Shava Coffee mengaku bersyukur atas pendampingan yang telah diberikan oleh Tim TAPN.
Arthur selaku pihak yang memegang media sosial sebelumnya dan Rizky selaku Manajer, Shava Coffee berharap kegiatan yang dilakukan oleh tim TAPN dapat dilanjutkan dan lebih sering untuk membuat konten menarik di Instagram.
Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM Shava Coffee dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas, terutama melalui platform media sosial.
Oleh:
Muhammad Nurul Huda
Athallah Anargya
Hendry Muhammad
Dari Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Komunikasi Digital
Universitas Mercu Buana Jakarta
Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah







