• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Senin, 19 Januari, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Biaya Modal Individual dan Gabungan untuk Manajemen Keuangan Perusahaan atau Pelaku Bisnis

Aenna Rahman by Aenna Rahman
Juni 15, 2024
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 4min read
Manajemen Keuangan Internasional Mengatasi Risiko Nilai Tukar Valuta Asing
302
SHARES
3.3k
VIEWS

BIAYA modal merupakan suatu konsep dinamis yang dapat memberikan pengaruh oleh berbagai macam hal ekonomi serta perusahaan. Adanya struktur yang mendasari biaya modal dirancang dengan beberapa anggapan yang berkaitan akan risiko serta pajak.

Biaya modal sendiri memang diperkirakan untuk beberapa waktu tertentu. Biaya modal memang mencerminkan rata-rata biaya dari modal yang nantinya akan datang atas dasar data yang memang sudah ada. Hal ini sama seperti pemanfaatan biaya modal untuk hal putusan investasi dalam jangka waktu yang cukup panjang untuk kedepan.

Meskipun sebuah perusahaan atau pelaku bisnis mengumpulkan dana secara bersamaan, tetapi biaya modal telah memberikan cerminan terkait hubungan dari aktivitas dari pembiayaan itu sendiri. Contohnya sebuah perusahaan pada hari ini telah melakukan penarikan dana dengan hutang, namun untuk yang akan datang dimanfaatkan modal sendiri sama halnya seperti saham pada umumnya.

Beberapa perusahaan memang telah menggabungkan antara pembiayaan dengan hutang ataupun adanya pembiayaan dengan modal sendiri atau optimal.

Sebuah aturan pembiayaan serta investasi bisa memberikan pengaruh terhadap biaya modal dalam sebuah bisnis atau perusahaan. Ditentukannya biaya modal dapat dilakukan dengan berbagai bentuk modal yang digunakan oleh si pelaku usaha maupun dari aturan dividen bahkan dari berbagai jenis proyek investasi yang sudah dijalanakan sebelumnya.

Untuk menjadi penentu biaya modal lain merupakan keberadaan atau kendali yang sudah ada pada luar sebuah perusahaan, sama halnya seperti tingkat suku bunga ekonomi, aturan pajak federal dan negara bagian serta lingkungan kebijakan perusahaan tersebut.

BACA JUGA :  Pengaruh Gadget terhadap Minat Belajar

Fungsi dari biaya modal sendiri berkaitan dengan pengenaan pajak dalam suatu perusahaan, dalam perhitungan biaya modal bisa diakumulasikan terhadap laba sebelum pajak maupun before tax basis serta ada pada laba setelah pajak maupun after tax basis.

Kemudian ada discount rate yang berkaitan dengan penerimaan maupun penolakan suatu usulan investasi yang bisa ditentukan dengan mengimplementasikan perbandingan antara tingkat keuntungan atau rate of return maupun usulan investasi yang didapatkan dengan sebuah biaya modal dalam sebuah perusahaan itu sendiri.

Misalkan, apabila kita memanfaatkan metode Net Present Value atau Profitability Index dalam hal penentuan diterima atau tidaknya sebuah usulan investasi, sehingga biaya modal memiliki fungsi sebagai “discount rate” yang nantinya dimanfaatkan utnuk mengakumulasikan nilai sekarang dari pendapatan maupun pengeluaran karena investasi.

Beberapa faktor yang mempengaruhi biaya modal berada di luar kontrol perusahaan, namun ada juga yang dipengaruhi oleh aturan pembiayaan serta investasi dari perusahaan internal itu sendiri.

Faktor pertama adalah tingkat suku bunga, perlu diketahui bahwa faktor ini tidak dapat dikendalikan oleh perusahaan, apabila suku bunga dalam perekonomian mengalami peningkatan, maka biaya utang pun akan mengalami peningkatan karena ada perusahaan yang memang memiliki kewajiban dalam membayar pemegang obligasi dengan suatu suku bunga yang lebih tinggi untuk mendapatkan modal utang itu sendiri.

Faktor kedua adalah tarif pajak, dan ini masih tidak bisa dikendalikan oleh perusahaan, tarif pajak dimanfaatkan dalam proses perhitungan biaya utang yang dimanfaatkan dalam biaya modal rata-rata tertimbang, serta ada beberapa cara yang memang kurang nyata dimana kebijakan akan pajak ini memang memberikan pengaruh terhadap biaya modal.

BACA JUGA :  Efektivitas Pengawasan dalam Implementasi Good Corporate Governance di Danantara: Tantangan dan Solusi

Beralih pada faktor yang dapat dikontrol oleh pihak perusahaan yaitu melakukan perubahan pada struktur modal perusahaan, akumulasi biaya modal rata rata tertimbang didasari atas tarif bunga yang setiap komponen dari modal dengan komposisi struktur modalnya, sehingga apabila struktur modalnya mengalami perubahan, maka dari itu biaya modal tersebut juga akan mengalami perubahan.

Faktor kedua yang masih dapat dikontrol oleh perusahaan adalah pembayaran dividen, dimana menurunnya rasio pembayaran dividen bisa saja mempengaruhi biaya modal menjadi meningkat, sehingga akumulasi biaya modal rata-rata tertimbang bisa mengalami peningkatan.

Faktor terakhir yang masih bisa dikontrol oleh perusahaan adalah keputusan anggaran modal, karena kebijakan investasi dapat membawa dampak yang cukup beresiko tinggi, maka ukuran risiko tersebut yang nantinya dapat memberikan pengaruh terhadap biaya modal.

Untuk tingkatan pendanaan serta marjinal biaya modal, dari sumber pendanaan yang memang paling awal dimanfaatkan untuk sumber dana yang memang lebih variatif murah biayanya. Untuk weighted marginal cost of capital atau MMC merupakan sebuah data yang memaparkan keterkaitan antara biaya modal perusahaan dalam tingkat pendanaan yang baru dibuat.

Data tersebut dimanfaatkan untuk menentukan penggunaan tarif diskonto pada proses anggaran modal perusahaan itu sendiri. Ada juga beberapa faktor primer yang mempengaruhi tinggi atau rendahnya biaya modal tertimbang atau WACC yakni: pendapatan per kapita atau kondisi ekonomi secara umum, kekuatan promosi sekuritas perusahaan, lalu putusan dari operasi maupun keuangan yang memang dirancang secara manajemen, terakhir jumlah pembiayaan yang memang sudah diperlukan.

BACA JUGA :  Sistem Pengendalian Manajemen sebagai Pusat Laba: Studi Kasus PT Indofood Sukses Makmur Tbk

Biaya modal gabungan pada dasarnya memiliki manfaat dalam proses evaluasi dan penilaian usulan aktivitas investasi berjangka panjang. Tetapi dalam memberikan penetapan biaya modal dari pihak perusahaan secara keseluruhan memang perlu dilakukan perhitungan biaya modal rata-rata tertimbang atau WACC, unsur dalam proses penimbangnya merupakan suatu proporsi dana bagi setiap jenis maupun sumber modal yang nantinya dimanfaatkan dalam proses investasi proyek itu sendiri. WACC apabila proses pembiayaan sebuah investasi berasal dari beberapa sumber pendanaan, sehingga untuk biaya modal diakumulasikan atas dasar rata-rata terimbang atau WACC.

Perlu diketahui fungsi dari biaya modal rata-rata tertimbang adalah untuk membantu aktivitas manajemen evaluasi apakah perusahaan harus membiayai pembelian aset baru dengan adanya sebuah utang maupun modal dengan melakukan perbandingan kedua opsi dari biaya itu sendiri.

Dengan adanya pembiayaan atas aset baru dengan utang atau modal bisa memberikan dampak atau pengaruh yang cukup signifikan akan profitabilitas sebuah perusahaan serta harga saham secara gabungan. Dengan meningkatnya akumulasi biaya modal rata-rata tertimbang, perusahaan biasanya tidak bisa merancang nilai lebih untuk investor maupun kreditur.

Penulis:

Nama: Thalia Isaura Puspita

Dosen Pengampu:  Suciati Muanifah, S.E., M.M., M. Ak.

Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Akuntansi S1

Universitas Pamulang

Artikel ini dibuat dalam rangka tugas mata kuliah Manajemen Keuangan

Tags: Artikel Mahasiswa UnpamRuang Unpamuniversitas pamulangunpam
Previous Post

Arus Kas dalam Penganggaran Modal

Next Post

BRI Pastikan Keandalan Layanan Perbankan pada saat Libur Idul Adha 1445 Hijriah

Related Posts

Mengajarkan Keuangan di Era Fintech untuk Siswa SMK
DUNIA KAMPUS

Mengajarkan Keuangan di Era Fintech untuk Siswa SMK

Januari 15, 2026
2.7k
Upgrade SDM SMK Al-Muhtadin sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing di Era Industri 5.0
DUNIA KAMPUS

Upgrade SDM SMK Al-Muhtadin sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing di Era Industri 5.0

Januari 15, 2026
2.4k
Generasi Z: Tantangan, Kekuatan, dan Solusi dalam Dunia Kerja dan Usaha
DUNIA KAMPUS

Generasi Z: Tantangan, Kekuatan, dan Solusi dalam Dunia Kerja dan Usaha

Januari 15, 2026
2.9k
Membangun Generasi Mandiri dan Produktif di Zaman Modern
DUNIA KAMPUS

Membangun Generasi Mandiri dan Produktif di Zaman Modern

Januari 15, 2026
2k
Peningkatan Kompetensi Manajemen untuk Siswa SMK di Era Gen Z
DUNIA KAMPUS

Peningkatan Kompetensi Manajemen untuk Siswa SMK di Era Gen Z

Januari 15, 2026
2.3k
Membekali Siswa SMK dengan Keterampilan Bisnis Online: Strategi Penguatan Peran Pemuda dalam Transformasi Digital
DUNIA KAMPUS

Membekali Siswa SMK dengan Keterampilan Bisnis Online: Strategi Penguatan Peran Pemuda dalam Transformasi Digital

Januari 14, 2026
2.1k
Next Post
BRI Pastikan Keandalan Layanan Perbankan pada saat Libur Idul Adha 1445 Hijriah

BRI Pastikan Keandalan Layanan Perbankan pada saat Libur Idul Adha 1445 Hijriah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com