• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Senin, 19 Januari, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Mengapa Kebijakan Dividen Berbeda di Setiap Perusahaan?

Aenna Rahman by Aenna Rahman
Juni 13, 2024
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 3min read
Kebijakan Dividen: Strategi, Teori, dan Aspek Penting dalam Pembagian Keuntungan Perusahaan  
266
SHARES
2.7k
VIEWS

KEBIJAKAN dividen merupakan salah satu keputusan strategis penting yang harus diambil oleh manajemen perusahaan. Kebijakan ini mencakup keputusan apakah laba yang dihasilkan perusahaan akan dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen atau diinvestasikan kembali ke dalam perusahaan.

Setiap perusahaan memiliki kondisi dan karakteristik yang unik, sehingga kebijakan dividen yang diterapkan pun dapat sangat bervariasi. Faktor-faktor seperti tingkat profitabilitas, kebutuhan investasi untuk pertumbuhan, struktur modal, serta preferensi pemegang saham memainkan peran penting dalam menentukan kebijakan dividen yang tepat bagi suatu perusahaan. 

Di sisi lain, kondisi eksternal seperti situasi ekonomi makro, regulasi pemerintah, dan kebijakan pajak juga turut mempengaruhi kebijakan dividen perusahaan. Perusahaan yang beroperasi di lingkungan ekonomi yang stabil mungkin lebih cenderung membayar dividen yang konsisten, sementara dalam kondisi ekonomi yang tidak menentu, perusahaan mungkin memilih untuk menahan laba sebagai cadangan.

Selain itu, perbedaan dalam kebijakan pajak antar negara dapat membuat perusahaan mengambil pendekatan yang berbeda dalam hal pembayaran dividen. Oleh karena itu, memahami latar belakang mengapa kebijakan dividen berbeda di setiap perusahaan memerlukan analisis yang komprehensif terhadap berbagai faktor tersebut, baik dari aspek internal maupun eksternal.

Faktor-faktor Penentu dan Pertimbangannya

BACA JUGA :  Menuju Kinerja Unggul: Penempatan ASN dalam TNI dan Polri Berlandaskan Potensi Terbaik

Faktor Internal

  1. Profitabilitas

Perusahaan dengan laba tinggi memiliki kemampuan finansial yang lebih besar untuk membayar dividen yang lebih besar kepada pemegang saham. Sebaliknya, perusahaan dengan laba rendah atau tidak stabil cenderung menahan laba untuk memastikan keberlanjutan operasional. Tingkat profitabilitas yang konsisten memberikan kepercayaan kepada manajemen untuk menetapkan kebijakan dividen yang stabil dan dapat diandalkan.

2. Kebutuhan Investasi

Perusahaan yang sedang berkembang biasanya memerlukan dana tambahan untuk ekspansi, inovasi, dan pengembangan produk baru. Oleh karena itu, mereka mungkin memilih untuk menginvestasikan kembali laba yang dihasilkan daripada membagikan dividen. Hal ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang dan peningkatan nilai perusahaan.

3. Struktur Modal

Perusahaan dengan struktur modal yang kuat dan sedikit utang memiliki lebih banyak fleksibilitas untuk membayar dividen yang lebih tinggi. Sebaliknya, perusahaan dengan tingkat utang yang tinggi mungkin harus menggunakan laba untuk membayar kewajiban utang terlebih dahulu. Struktur modal yang sehat membantu perusahaan dalam mempertahankan likuiditas dan stabilitas finansial.

4. Kebijakan Manajemen

Preferensi manajemen terhadap penggunaan laba dapat bervariasi, di mana beberapa manajemen lebih konservatif dan cenderung menahan laba untuk menjaga cadangan kas. Manajemen yang agresif mungkin lebih memilih untuk membayar dividen yang lebih besar untuk menarik dan mempertahankan investor. Kebijakan manajemen sangat dipengaruhi oleh visi jangka panjang dan strategi perusahaan.

BACA JUGA :  Peran Psikologi dalam Mencegah Kecurangan Akuntansi: Memahami Didasar Hati

5. Arus Kas

Ketersediaan arus kas yang cukup memungkinkan perusahaan untuk membayar dividen secara konsisten tanpa mengganggu operasional bisnis. Perusahaan dengan arus kas yang kuat memiliki kepercayaan diri yang lebih besar dalam menetapkan kebijakan dividen yang stabil. Arus kas yang stabil juga memberikan fleksibilitas dalam merespons kebutuhan keuangan mendesak.

Faktor Eksternal

  1. Kondisi Ekonomi Makro

Situasi ekonomi yang stabil dan berkembang dapat mendorong perusahaan untuk membayar dividen yang lebih besar karena adanya kepercayaan terhadap pertumbuhan pendapatan di masa depan. Sebaliknya, dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti atau resesi, perusahaan mungkin memilih untuk menahan laba sebagai langkah perlindungan. Kebijakan dividen sering kali mencerminkan adaptasi perusahaan terhadap perubahan kondisi ekonomi makro.

2. Regulasi dan Pajak

Kebijakan pajak yang tinggi terhadap dividen dapat mengurangi insentif bagi perusahaan untuk membayar dividen, karena lebih banyak laba yang ditahan untuk diinvestasikan kembali atau digunakan untuk buyback saham. Regulasi pemerintah juga dapat mempengaruhi keputusan dividen melalui batasan atau insentif tertentu. Perusahaan harus menyesuaikan kebijakan dividen mereka dengan lingkungan regulasi yang berlaku.

BACA JUGA :  Pengoptimalan Industri Kreatif yang Fungsionalis dan Inovatif Berbasis Social Entrepreneurship

3. Preferensi Pemegang Saham

Preferensi pemegang saham terhadap pendapatan dividen atau pertumbuhan nilai saham dapat mempengaruhi kebijakan dividen perusahaan. Jika mayoritas pemegang saham lebih menyukai pendapatan tetap, perusahaan mungkin lebih cenderung membayar dividen reguler. Pemahaman terhadap preferensi pemegang saham membantu manajemen dalam menetapkan kebijakan dividen yang dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas investor.

4. Tren Industri

Praktik dan kebiasaan dalam industri tertentu dapat membentuk ekspektasi terhadap kebijakan dividen. Industri yang matang dan stabil cenderung memiliki perusahaan yang membayar dividen lebih tinggi dan konsisten. Mengikuti tren industri membantu perusahaan dalam mempertahankan daya saing dan menarik investor yang relevan.

5. Peraturan dan Kebijakan Pemerintah

Peraturan pemerintah mengenai pembagian laba dan dividen dapat memaksa perusahaan untuk menyesuaikan kebijakan dividen mereka. Kebijakan pemerintah yang mendorong reinvestasi laba mungkin mengurangi jumlah dividen yang dibayar. Perusahaan harus memastikan bahwa kebijakan dividen mereka sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk menghindari sanksi atau penalti.

 

Penulis:

Vera Dwi Oktaviani

NIM : 211011200772

Mahasiswi Universitas Pamulang

Mata Kuliah: Manajemen Keuangan

Dosen Pengampu: Suciati Muanifah S.E., M.M.M.AK

Tags: Artikel Mahasiswa UnpamRuang Unpamuniversitas pamulangunpam
Previous Post

Polda Jabar Kerahkan Tim Hukum Hadapi Gugatan Pegi Setiawan

Next Post

10 Makanan Lezat Ini Ampuh Bikin Stress Terhempas dan Nggak Balik Lagi

Related Posts

Mengajarkan Keuangan di Era Fintech untuk Siswa SMK
DUNIA KAMPUS

Mengajarkan Keuangan di Era Fintech untuk Siswa SMK

Januari 15, 2026
2.7k
Upgrade SDM SMK Al-Muhtadin sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing di Era Industri 5.0
DUNIA KAMPUS

Upgrade SDM SMK Al-Muhtadin sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing di Era Industri 5.0

Januari 15, 2026
2.4k
Generasi Z: Tantangan, Kekuatan, dan Solusi dalam Dunia Kerja dan Usaha
DUNIA KAMPUS

Generasi Z: Tantangan, Kekuatan, dan Solusi dalam Dunia Kerja dan Usaha

Januari 15, 2026
2.9k
Membangun Generasi Mandiri dan Produktif di Zaman Modern
DUNIA KAMPUS

Membangun Generasi Mandiri dan Produktif di Zaman Modern

Januari 15, 2026
2k
Peningkatan Kompetensi Manajemen untuk Siswa SMK di Era Gen Z
DUNIA KAMPUS

Peningkatan Kompetensi Manajemen untuk Siswa SMK di Era Gen Z

Januari 15, 2026
2.3k
Membekali Siswa SMK dengan Keterampilan Bisnis Online: Strategi Penguatan Peran Pemuda dalam Transformasi Digital
DUNIA KAMPUS

Membekali Siswa SMK dengan Keterampilan Bisnis Online: Strategi Penguatan Peran Pemuda dalam Transformasi Digital

Januari 14, 2026
2.1k
Next Post
10 Makanan Lezat Ini Ampuh Bikin Stress Terhempas dan Nggak Balik Lagi

10 Makanan Lezat Ini Ampuh Bikin Stress Terhempas dan Nggak Balik Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com