TANGSELXPRESS – Indonesia untuk sementara tertinggal 0-2 dari tuan rumah Tiongkok dalam duel babak final Piala Thomas 2024.
Di laga pertama, tunggal putra andalan merah putih Anthony Sinisuka Ginting takluk di tangan pemain unggulan tuan rumah Shi Yu Qi dalam duel sengit yang digelar di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, Tiongkok, Minggu (5/5).
Ginting kalah dari Shi melalui straight game dengan skor 17-21, 6-21, dalam tempo 43 menit.
Ginting mengakui tak bisa mencari pola permainan yang tepat untuk mengatasi serangan-serangan dan tekanan Shi Yu Qi.
“Memang dari awal sampai selesai tidak bisa keluar dari tekanan yang Shi Yu Qi kasih. Mulai dari cara bermain, cara mengatasi kondisi dan situasi di lapangan, bagaimana mencari cara yang tepat,” kata Ginting kepada wartawan usai pertandingan.
Di laga kedua, ganda Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tak mampu keluar dari tekanan permainan jagoan tuan rumah. Fajar/Rian kalah 18-21, 21-17, 17-21 dalam permainan sangat ketat melawan ganda China Liang Wei Keng/Wang Chang.
Game pertama Fajar/Rian berhasil mencuri angka pertama yang menjadi awal berlangsungnya pertandingan yang intens. Ganda Indonesia peringkat tujuh dunia itu menjaga selisih angka hingga enam poin pada kedudukan 10-4.
Fajar/Rian kemudian unggul hingga paruh pertandingan, namun Liang/Wang yang berusaha keras mengejar ketertinggalan akhirnya menyalip 13-12.
Momen tersebut menjadi awal bagi ganda Tiongkok untuk bangkit. Kejar-kejaran angka tak bisa dihindari, Fajar/Rian tak mampu menahan serangan Liang/Wang untuk melepas game pertama 18-21.
Pada game kedua, Fajar/Rian kembali lebih dulu mengambil angka. Permainan intens terjadi sejak awal hingga Liang/Wang unggul 11-10 pada paruh game kedua.
Ganda Indonesia sempat mendapat kartu kuning saat kedudukan 15-13, namun mereka berhasil merebut game kedua 21-17.
Pertandingan semakin memanas pada game ketiga. Pendukung kedua tim mengeluarkan semangat berapi-api hingga wasit meminta penonton untuk tenang, kemudian memperingatkan kedua pasangan agar bersiap lebih cepat.
Fajar/Rian berhasil memperlebar selisih angka pada kedudukan 8-4, namun Liang/Wang menyamakan kedudukan. Ganda Indonesia itu kemudian bangkit untuk unggul pada paruh game ketiga.
Ganda Tiongkok terus membuntuti poin Fajar/Rian pada paruh kedua game ketiga. Liang/Wang menyamakan skor, saling berebut angka tak terelakkan, hingga unggul pada kedudukan 18-17, dan merebut kemenangan.







