TANGSELXPRESS -Kisah horor ini dialami Agus (sebut saja begitu) ketika masih duduk di bangku SMA. Itu sekitar tahun 1990-an.
Yah, pemuda tampan asal Kota Kediri, Jawa Timur itu masih akrab dengan dunia ilmu gaib. Ketika itu, Agus masih suka lelaku dengan mengunjungi sejumlah tempat keramat dan angker.
“Saya itu bang, hampir semua tempat angker di Kediri sudah saya kunjungi. Mulai dapat keris hingga jenglot saya pernah,” kata Agus kepada tim mistis Tangselxpress.com.
Hingga pada suatu hari, Agus mendapat bisikan gaib. Dia diminta datang ke kuburan tua di sekitar daerah Pamenang, Pagu, Kabupaten Kediri.
“Saat itu saya seperti ada yang membisiki. Suaranya mirip suara perempuan, tapi sedikit mendesis. Dia meminta, agar saya malam itu harus datang ke sebuah kuburan di Pamenang sana,” kata Agus.
Dengan sepeda motor Yamaha Alfa miliknya, Agus berangkat menuju area pekuburan yang dimaksud suara itu tadi. Rupanya, area pekuburan itu berada di tengah persawahan, agak jauh dari jalan raya. Motor bututnya dia parkir di ujung jalan.
Agus sendirian, langkah kakinya mantap menembus gelapnya malam. Suara jangkrik yang berasal dari persawahan seolah menjadi penunjuk jalan bagi Agus menuju kuburan keramat.
Karena gelap, kakinya beberapa kali terantuk nisan. Agus tak peduli dengan suara burung hantu yang saat itu seolah menyambutnya.
“Saya ingat betul, saat itu malam Jumat Kliwon,” cerita Agus.
Agus sempat kebingungan saat berada di dalam area pekuburan itu. Mana makam yang dimaksud suara itu.
Saat itulah, lampu senternya menangkap makam yang berada tepat di bawah pohon besar. Meski sudah sangat tua, makam itu masih terawat dengan baik.
“Konon, itu adalah kuburan salah satu panglima perang zaman kerajaan dahulu,” terang Agus.
Sesampainya di makam itu, Agus menaburkan bunga yang sengaja dia bawa. Kemudian, dia berdoa dan bersemedi.
Tak lama kemudian, keanehan tiba-tiba muncul. Angin bertiup dengan sangat kencang. Agus yang sadar bakal terjadi sesuatu di tempat itu, semakin fokus merapalkan doa.
Saat itulah, Agus menyadari ada ular raksasa berada tepat di depannya. Ular berwarna hijau mengkilap.
“Aku Nagini,” kata ular itu.
Agus tak melawan saat ular besar itu mulai membelitnya. Dia terus membacakan mantra agar makhluk astral itu tak mencelakainya.
Sejurus kemudian, Agus mengerahkan kekuatan batinnya untuk menundukkan sang ular. Dan, usahanya berhasil.
“Dan ular itu kemudian berubah wujud menjadi keris yang saat ini saya simpan di rumah saya. Bagusnya, keris milik saya itu punya motif mirip kulit ular dengan warna nuansa hijau,” kata Agus.
Menurut Agus, keris miliknya bernama Mbah Nagini itu memiliki kekuatan supranatural yang cukup ampuh. Keris itu bisa digunakan untuk menghancurkan sihir atau santet. Bahkan, bisa untuk mengobati sejumlah penyakit kronis.







