TANGSELXPRESS – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menegaskan, Kota Tangsel terus mengalami perkembangan. Pilar mengatakan, Tangsel yang selama ini identik sebagai kota hunian telah berubah menjadi kota pariwisata.
Hal ini disampaikan Pilar di acara rebranding ceremony Swiss Belcourt Serpong, Kota Tangsel, Kamis (2/5).
“Rencana pembangunan jangka panjang Kota Tangsel, bahwa kota ini tidak lagi menjadi kota permukiman. Karena kalau kota permukiman, suatu saat pasti akan mengalami kejenuhan. Kita harus berubah, berevolusi menjadi kota jasa, kota bisnis, dan juga kota pariwisata,” ucap Pilar.
Menjawab pertanyaan Tangselxpress.com, Pilar mengatakan, Pemkot Tangsel melalui Dinas Pariwisata mempunya sejumlah strategi untuk menggaet wisatawan agar mau datang ke Kota Cerdas Religius dan Modern (Cimore) itu.
“Yang pertama adalah mempermudah investasi. Yang kedua, bagaimana kita mencari investor dari luar agar mau masuk ke Tangsel. Dan kemudian, menambah jumlah destinasi wisata di kota ini,” kata Pilar.
Yang terdekat, tak lama lagi akan di Tangsel akan dibangun exhibition hall yang nantinya dapat menunjang berbagai kegiatan, termasuk diantaranya kegiatan bisnis.
Soal keterbatasan lahan wisata, Pilar menegaskan pihaknya akan bekerja sama dengan pihak-pihak yang memiliki lahan sangat luas. Diantaranya pengembang yang berada di Bintaro dan Serpong.
“Dengan meningkatnya jumlah wisatawan ke Kota Tangsel, otomatis akan meningkatkan jumlah okupansi di hotel-hotel yang berada di Kota Tangerang Selatan, salah satunya Swiss-Belcourt Serpong,” katanya.
Pilar juga menegaskan, Pemkot Tangsel juga telah memasang target jumlah kunjungan wisatawan, baik tahun ini maupun tahun depan.
“Tangsel itu sampai saat ini ramainya Senin sampai Jumat, karena sering dipakai untuk bisnis, rapat, dan lain sebagainya. Target kami, okupansi hotel itu bisa 100 persen penuh di hari Sabtu dan Minggu,” tegasnya.







