TANGSELXPRESS – Berita terkait adanya pungutan karcis parkir liar di Pamulang Square, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi viral di media sosial. Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan akhirnya mengunjungi kantor Garda Utama, perusahaan outsourcing jasa sekuriti yang bersangkutan.
Pada salah satu selembaran kertas kecil berwarna putih bertuliskan hitam itu, tertulis “TIKET PARKIR SEMENTARA PAMULANG SQUARE MINGGU 14 APRIL 2024 Rp 10.000 + THR.”
“Iya, itu (penarikan biaya parkir) dilakukan oleh oknum sekuriti,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangsel, Ayep Jajat Sudrajat kepada awak media, pada Rabu (17/4).
Pilar datang bersama Kasatpol PP Kota Tangsel Oki Rudianto dan Kepala Bidang Angkutan Umum Dinas Perhubungan Kota Tangsel, Achmad Arofah. Namun, para pejabat tersebut tidak berhasil menemui pimpinan sekuriti dari outsourcing Pamulang Square yang bernama Garda Utama.
Ayep menyatakan bahwa pihak yang berhasil ditemui adalah manajemen Pamulang Square. Pihak manajemen dari pusat perbelanjaan tersebut mengklaim tidak mengetahui adanya pungutan liar yang dilakukan oknum sekuriti.
Ketika diminta untuk menghadirkan komandan sekuriti, manajemen mengaku bahwa komandan tersebut sedang cuti. “Kami meminta agar yang bersangkutan dihadirkan. Namun, katanya sedang cuti. Sehingga kami menuju ke pos mereka di belakang, tetapi ternyata kosong dan terkunci juga,” jelas Ayep.
Menurut Ayep, pungutan liar oleh oknum sekuriti Pamulang Square telah berlangsung selama tiga hari. Rombongan pejabat dari daerah tersebut juga sempat mencari keterangan dari pengelola jasa parkir di Pamulang Square.
“Pengelola pun memastikan bahwa pungutan sebesar Rp 10.000 + THR diberlakukan di luar kawasan pusat perbelanjaan,” terangnya.
Ayep menambahkan bahwa Pilar memerintahkan manajemen Pamulang Square untuk menindaklanjuti kasus ini.
“Kita akan mendukung untuk menindak atas kasus ini dengan cara melaporkannya ke pihak berwajib,” tegas Ayep.
Diketahui pula di bagian belakang tiket parkir tertulis “KEHILANGAN BARANG BUKAN TANGGUNG JAWAB KAMI”. (arga)







