TANGSELXPRESS – Anggota Polsek Pondok Aren menghentikan konvoi pelajar SMA yang melintas di perempatan Electronic City Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (23/3).
Konvoi tersebut dihentikan oleh petugas kepolisian karena melakukan sejumlah pelanggaran lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm.
Setelah memberikan berbagai imbauan tentang Kamseltibcar Lantas dan Kamtibmas, pihak kepolisian membubarkan barisan pelajar SMA yang berasal dari Pesanggrahan, Jakarta Selatan untuk melakukan kegiatan di sekitar lingkungan sekolahnya saja.
Kapolsek Pondok Aren, Kompol Bambang Askar Sodiq mengungkapkan bahwa pelajar SMA tersebut bertujuan untuk membagikan takjil untuk buka puasa bagi para pejalan kaki yang berhenti di sekitar Jalan Boulevard Bintaro.
“Mereka memiliki niat yang baik, tapi caranya salah,” tegas Bambang.
Perwira polisi berpangkat melati satu ini kemudian menjelaskan maksud ucapannya. Menurutnya, niat pelajar SMA tersebut mungkin dapat dibilang baik, tetapi cara yang digunakan dengan konvoi adalah salah.
“Mereka konvoi, tidak menggunakan helm, ini dapat memicu munculnya kelompok-kelompok lain,” jelas Bambang memberi alasan kenapa polisi menghentikan konvoi tersebut.
Selain itu, Bambang berujar jika lokasi bagi-bagi takjil adalah tempat nongkrong yang sering menjadi lokasi balap liar atau kebut-kebutan sambil menunggu waktu buka puasa.
“Jadi jika bagi-baginya dilakukan di tempat nongkrong, hal itu sama saja dengan mengundang orang ke situ. Inilah yang kita cegah,” ungkap mantan Kasatlantas Polresta Bandara Soekarno Hatta itu.
Lebih lanjut, Bambang menegaskan bahwa saat ini pihaknya selalu memerintahkan setiap personel Polsek Pondok Aren untuk selalu siaga di sejumlah ruas atau perempatan jalan menjelang buka puasa atau pada pukul 16.30 – 18.00 WIB.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk upaya serius mengawal Maklumat Kapolda Metro Jaya Nomor Mak/01/III/2024 untuk menjaga ketenangan dan kekhusyukan bulan Ramadan. (arga)







