• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Minggu, 30 November, 2025
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • PENDIDIKAN
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • PENDIDIKAN
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home PENDIDIKAN

UMM Tambah Tiga Profesor Bidang Kajian Terorisme hingga Tata Kelola

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
Desember 23, 2023
in NEWS, PENDIDIKAN
Reading Time: 2min read
UMM Tambah Tiga Profesor Bidang Kajian Terorisme hingga Tata Kelola
165
SHARES
4k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mengukuhkan tiga profesor sekaligus dengan bidang kajian berbeda, yakni terkait terorisme, rekam jejak partai Islam dan tata kelola perkotaan.

Profesor yang dikukuhkan bersamaan di Gedung Teatre Dome UMM, Sabtu, adalah Prof Dr Gonda Yumitro, Prof Dr Asep Nurjaman dan Prof Dr Tri Sulistyaningsih. Ketiga profesor yang dikukuhkan tersebut dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Dalam pidato pengukuhannya, Prof Gonda Yumitro yang fokus membahas isu terorisme dengan judul “Model Comprehensive Collaboration dalam Program Deradikalisasi Mantan Teroris Indonesia” itu mengemukakan bahwa hal itu berkaitan dengan mentalitas dan pemahaman seseorang yang ekstrem.

“Mereka tidak bisa menerima moderasi dan perbedaan pemahaman dengan orang atau pendapat lain, sehingga mendorong terjadinya kekerasan politik. Dalam lingkup sosial, terorisme adalah ancaman yang nyata bagi masyarakat,” katanya.

BACA JUGA :  UNPAM Job Fair 2023 Diserbu Ribuan Pengunjung

Mereka, lanjutnya, semakin berani menunjukkan identitasnya seiring dengan reformasi Indonesia yang memberikan lebih banyak kebebasan dalam kehidupan masyarakat.

Isu terorisme transnasional juga tidak dapat dipisahkan dari posisi strategis Indonesia di politik internasional, termasuk ideologi jaringan yang telah dikembangkan.

Dalam penelitiannya, Gonda memberikan cara-cara yang dapat dilakukan untuk menggaungkan program deradikalisasi pada mantan teroris, yakni dengan menggunakan pendekatan 3 H, yakni heart, hand dan head.

“Dengan memahami akar persoalan dan dinamika yang berkembang, program deradikalisasi yang dilakukan bisa lebih efektif. Berbagai tantangan yang ada dapat dijadikan acuan bagi pemerintah untuk memperbaiki program deradikalisasi terhadap mantan teroris Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Prof Asep Nurjaman melakukan penelitian terkait rekam jejak partai Islam pada dinamika sistem kepartaian di Indonesia setelah era Soeharto, apalagi partai Islam juga memainkan peran penting dalam membentuk dan mempengaruhi arah politik nasional.

BACA JUGA :  Tanpa Simic dan Kudela saat Jamu PSM, Persija Andalkan Pemain Jepang Ini

“Partai Islam juga dilibatkan dalam pembentukan undang-undang, partisipasi dalam pemilihan umum, dan advokasi untuk kebijakan yang mencerminkan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, dinamika sistem kepartaian di Indonesia pasca-Soeharto tidak dapat dipisahkan dari peran sentral partai Islam,” kata Prof Nurjaman.

Penelitian yang dilakukan Asep Nurjaman menggambarkan hubungan kompleks antara merosotnya kinerja partai Islam dengan dinamika sistem kepartaian setelah lengsernya Soeharto. Bahkan, menemukan bukti bahwa kemunduran partai Islam berakibat pada terjadinya perubahan pada sistem kepartaian.

Menurut dia, transformatif dari sistem pemilu multipartai di Indonesia setelah kepemimpinan Soeharto membuat struktur partai menjadi lebih dinamis dan cair. Hal ini berdampak pada partai-partai keagamaan, yang pernah mempunyai pengaruh besar dalam politik Indonesia.

Namun, lanjutnya, belakangan ini mereka sudah tidak lagi bersaing dalam pemilu.

BACA JUGA :  Pj Gubernur Banten Al Muktabar Sebut Teknologi Menjadi Satu Keniscayaan dalam Pendidikan

Sedangkan Prof Tri Sulistyaningsih dalam pidatonya mengemukakan gagasannya terkait new urban governance tata ruang kota untuk mewujudkan kota yang berkelanjutan.

Prof Tri mengemukakan bahwa dalam penelitiannya konsep ini tidak hanya membutuhkan kontrak untuk privatisasi fungsi pemerintahan, namun juga proses baru untuk menerapkannya, termasuk musyawarah dan dialog untuk membuat kebijakan dan penyelesaian perselisihan.

Dia mengatakan tata kelola cerdas bergantung pada tata kelola yang baik, seperti prinsip terbuka (transparan), akuntabel dan kolaboratif yang melibatkan semua pemangku kepentingan. Begitu juga dengan prinsip partisipatif dan pemerintahan elektronik (egovernment).

Tri mengungkapkan bahwa kota cerdas tidak hanya cerdas dalam hal layanan yang lebih tinggi, tetapi juga memiliki sistem yang efisien dan efektif. “Sekaligus dapat membawa pembangunan daerah yang seimbang. Institusi dengan tata kelola yang lebih baik adalah institusi yang prosedurnya transparan,” ujarnya.

Tags: pendidikanprofesortata kelolaTerorismeumm
Previous Post

Panduan Bijak Penggunaan Media Sosial untuk Anak-Anak di Taman Baca Peka

Next Post

Lintas Relawan Ganjar-Mahfud Tangsel Gelar Nobar Debat Cawapres

Related Posts

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Jalin Kolaborasi dengan SOGO
ADVERTORIAL

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Jalin Kolaborasi dengan SOGO

November 29, 2025
3.2k
Konsep Otomatis
NASIONAL

Prabowo: Jangan Sampai Anggaran Pendidikan Dikorupsi

November 29, 2025
1.5k
Menafsir Gugatan Pemberhentian Dewan oleh Masyarakat
OPINI

Menafsir Gugatan Pemberhentian Dewan oleh Masyarakat

November 29, 2025
2.2k
Tangsel Raih Predikat Kota Terbaik TP2DD Tahun 2025
TANGERANG SELATAN

Tangsel Raih Predikat Kota Terbaik TP2DD Tahun 2025

November 29, 2025
3.1k
Benyamin Dampingi Andra Soni Resmikan MRF Bintaro Jaya
TANGERANG SELATAN

Benyamin Dampingi Andra Soni Resmikan MRF Bintaro Jaya

November 29, 2025
1.2k
Dukung Pemerintah Larang Impor Pakaian Bekas Ilegal, Pelaku Usaha Lokal Gaungkan Slogan ‘Indonesia Emas Bukan Indonesia Bekas’
NASIONAL

Dukung Pemerintah Larang Impor Pakaian Bekas Ilegal, Pelaku Usaha Lokal Gaungkan Slogan ‘Indonesia Emas Bukan Indonesia Bekas’

November 29, 2025
3k
Next Post
Lintas Relawan Ganjar-Mahfud Tangsel Gelar Nobar Debat Cawapres

Lintas Relawan Ganjar-Mahfud Tangsel Gelar Nobar Debat Cawapres

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • PENDIDIKAN
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com