SISTEM pengendalian manajemen digunakan sebagai salah satu usaha dalam bentuk sistematis yang digunakan sebuah perusahaan dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai. Hal ini dilakukan dengan melakukan perbandingan prestasi kerja yang ada dengan rencana serta membuat tindakan yang paling baik dan tepat untuk menghilangkan atau mengstabilkan perbedaan yang ada.
Selain itu, dengan adanya sistem pengendalian manajemen yang baik, maka pengendalian biaya yang dikeluarkan dari sebuah perusahaan akan lebih efektif. Hal ini dikarenakan dalam pengendalian biaya yang baik membutuhkan komunikasi antara informasi yang disampaikan oleh akuntansi kepada manajemen yang baik.
Berikut ini beberapa fungsi dari adanya sistem pengendalian manajemen di dalam sebuah perusahaan maupun organisasi.
– Melakukan perencanaan yang tepat untuk sebuah perusahaan
– Melakukan koordinasi yang tepat antar bagian
– Melakukan proses komunikasi informasi yang baik
– Mengambil sebuah keputusan akan suatu hal
– Memotivasi pekerja atau sumber daya manusia yang bekerja di sebuah perusahaan agar memiliki perilaku atau nilai dan norma yang sesuai terhadap tujuan perusahaan.
– Melakukan kendali akan segala hal yang terjadi di sebuah perusahaan
– Menilai kinerja sumber daya yang ada di dalam perusahaan
– Meningkatkan sistem akuntabilitas sebuah perusahaan
– Merangsang serta membangkitkan rasa patuh terhadap aturan operasional yang berlaku
– Melakukan perlindungan terhadap segala aset yang ada di sebuah perusahaan
– Mengelola segala kegiatan yang terjadi pada sebuah perusahaan sehingga pelaksanaannya efisien dan efektif
Kas kecil sangatlah membantu perusahaan dalam menjalankan segala aktivitas-aktivitas yang ada, terutama yang berkaitan dengan pengelolaan dana-dana aktivitas perusahaan yang sifatnya rutin dan jumlahnya relatif tidak besar.
Kas kecil (petty cash) adalah dana kas yang dibentuk dan disediakan oleh perusahaan untuk pengeluaran-pengeluaran rutin perusahaan dalam jumlah yang kecil. Salah satu tujuan kas kecil yaitu untuk meningkatkan efektifitas dalam penggunaan dana.
Kas kecil memiliki peran yang cukup penting dalam kegiatan operasional perusahaan. Pada umumnya kas kecil digunakan untuk transaksi kecil yang terjadi setiap harinya mulai jam operasional hingga akhir jam operasional atau sore hari. Perusahaan harus memiliki pengelolaan kas kecil yang baik, karena jika tidak dikelola dengan baik maka akan menganggu kelancaran operasional perusahaan tersebut.
Contoh Sistem Pengendalian Manajemen terhadap Kas Kecil :
PT. Sinar Bintang Laut adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pembukuan dan perpajakan, berlokasi di Citra Garden II Extension, Kalideres, Jakarta Barat. Jasa yang diberikan berupa jasa pembukuan dan jasa perpajakan seperti perhitungan PPh pasal 21 karyawan, PPh pasal 23, PPN, dsb.
Sistem pengendalian kas kecil dalam perusahaan ini menggunakan metode imprest fund, dimana perusahaan menetapkan dana kas kecilnya sebesar Rp 2.000.000. Pengisian kas kecil dilakukan saat dana kas kecil tersisa Rp 100.000, dengan ketentuan nilai yang diisi sesuai dengan bukti transaksi yang ada.
Sistem pengendalian manajemen di perusahaan ini bisa dikatakan sudah cukup baik. Pemisahan tugas dan tanggung jawab PT. Sinar Bintang Laut sudah cukup baik dan jelas.
PT. Sinar Bintang Laut menggunakan dokumentasi dengan cara menyimpan semua bukti penggunaan kas kecil perusahaan untuk kemudian digunakan sebagai dasar atas pelaporan yang akan disampaikan setiap akhir tahun (SPT Tahunan).
Pada proses pencatatan bagian administrasi perusahaan mencatat penggunaan kas perusahaan berdasarkan bukti penggunaan kas baik dalam bentuk kwitansi, nota, maupun purchase order untuk kemudian dicocokan dengan bukti fisik bila kas kecil tersebut digunakan untuk membeli peralatan yang dijadikan persediaan oleh perusahaan.
Prosedur pembuktian dan pengamanan digunakan untuk melindungi aktiva dan memastikan bahwa data akuntansi dapat dipercaya. Dalam hal ini PT. Sinar Bintang Laut menerapkan prosedur otorisasi sebagai bentuk prosedur pembuktian dan pengamanan terhadap kas kecil perusahaan.
Penulis:
Qorniy Almadina
Mahasiswi Universitas Pamulang
Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah.







