• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Kamis, 22 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home DUNIA KAMPUS

Menjadi Generasi Sandwich, Apakah Sulit?

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Juni 12, 2023
in DUNIA KAMPUS
Reading Time: 2min read
Menjadi Generasi Sandwich, Apakah Sulit?
121
SHARES
269
VIEWS

PADA saat ini, banyak sekali seseorang menjadi generasi sandwich atau bisa disebut sebagai generasi yang menghidupi generasi di bawahnya untuk keberlangsungan hidup. Istilah ini dicetuskan oleh profesor asal Kentucky University, yaitu Dorothy A. Miller, pada tahun 1981 dalam bukunya Social Work.

Dia menganalogikan fenomena ini seperti sebuah roti sandwich, di mana orangtua dan anak dianggap sebagai roti lapisan atas dan lapisan bawah, sedangkan seseorang yang terjebak dalam fenomena ini diibaratkan sebagai sebuah daging atau isi dari sandwich yang terhimpit di tengah-tengah roti.

Berdasarkan pengolahan data Susenas Maret 2022, diperkirakan terdapat 8,4 juta penduduk Indonesia yang tergolong generasi sandwich dalam extended family, selanjutnya disingkat generasi sandwich EF.

BACA JUGA :  Menggali Perspektif Mahasiswa Terkait Isu Ditjen Pajak: Tuntutan Transparansi dan Akuntabilitas

Banyak faktor yang menjadi sumber melatarbelakanginya, salah satunya ialah kegagalan financial orangtua. Bukan untuk menyalahkan orangtua sepenuhnya, tetapi jika dilihat banyak orang tua disana yang menggantungkan kehidupannya kepada anaknya.

Seperti yang kita ketahui, menjadi tulang punggung tidaklah mudah. Karena membagi pikiran antara kebutuhan pribadi dan keluarga inilah yang menjadi alasan utamanya. Mungkin bagi orang yang gajinya di atas UMR akan sangat mudah menjalani fase generasi sandwich ini. Tetapi untuk yang gajinya hanya UMR atau bahkan di bawah UMR harus seperti apa?

Tuntutan seperti ini menyebabkan mental seseorang down. Mereka juga akan berpikir kalau mereka gagal menjadi seorang anak, pasangan secara bersamaan. Banyaknya yang harus mereka penuhi satu persatu dan itu membuat mereka berpikir kembali ‘apakah bisa?’ yang berujung membuat stres, kelelahan dan masalah psikologis.

BACA JUGA :  Ijazah Kampus vs Kecerdasan AI: Siapa yang Bakal Menang di Dunia Kerja

Sebagai generasi sandwich, kita bisa memutus rantai ini walaupun tidak mudah yang dapat dilakukan begitu saja. Perlu konsisten agar semuanya tercapai di antaranya seperti memiliki tabungan rencana yang bisa kita isi untuk pernikahan, wisata, pendidikan. Mengurangi gaya hidup yang konsumtif juga bisa banget, loh! Kita harus bisa membedakan mana prioritas dan menentukan kebutuhan dan keinginan kita.

Walaupun berbuat baik kepada orangtua itu baik dalam Islam, tetapi jika sudah ditahap lelah kita bisa terbuka kepada orangtua untuk membahas kemampuan yang telah kita capai. Karena tidak tepat juga untuk menggantungkan kehidupannya kepada anaknya yang bekerja.

Semoga ketika telah dikomunikasikan, orangtua akan mengerti dan tidak terlalu banyak menuntut sehingga beban dan stres kita berkurang. Karena pada dasarnya kita juga mempunyai keperluan.

BACA JUGA :  Kekuasaan Politik dalam Organisasi

Penulis:
Berlin Olivia Mandela Utami
Jurusan S1 Akuntansi Universitas Pamulang

Tulisan ini dibuat dalam rangka tugas kuliah.

Tags: Opini mahasiswaRuang Unpamuniversitas pamulangunpam
Previous Post

Belum Maksimalnya Program Kesehatan Pemerintah di Indonesia

Next Post

Dukung Energi Baru Terbarukan, FIFGROUP Pasang Solar Panel yang ke-11

Related Posts

SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?
DUNIA KAMPUS

SDM Bukan NPC! Kenapa Orang-Orang di Balik Layar Justru Jadi Kunci Kesuksesan Perusahaan?

Oktober 22, 2026
2.4k
Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Peran Public Speaking dalam Membangun Kepercayaan Diri

Oktober 22, 2026
2.4k
Tips Sukses Menggunakan Marketplace
DUNIA KAMPUS

Strategi Penetapan Harga Produk pada UMKM di Tengah Kenaikan Biaya Marketplace di Indonesia

Oktober 22, 2026
2.4k
Bukan Tidak Pintar, Cuma Takut Bicara: Ketika Pengetahuan Tidak Sejalan dengan Kepercayaan Diri
DUNIA KAMPUS

Public Speaking sebagai Kunci Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Prestasi Mahasiswa

Oktober 21, 2026
2.3k
Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?
DUNIA KAMPUS

Banyak Views, Sedikit Respons: Apakah Cara Berbicara Menentukan Keberhasilan Public Speaking di Era Digital?

Oktober 21, 2026
2.4k
Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat
DUNIA KAMPUS

Kekurangan atau Kelebihan Karyawan? Pentingnya Perencanaan SDM yang Tepat

Oktober 21, 2026
2.4k
Next Post
Dukung Energi Baru Terbarukan, FIFGROUP Pasang Solar Panel yang ke-11

Dukung Energi Baru Terbarukan, FIFGROUP Pasang Solar Panel yang ke-11

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com