TANGSELXPRESS – Untuk pertama kalinya, calon Presiden Anies Baswedan mengunjungi Kesultanan Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (18/2). Di Istana Kadriah, Anies yang diusung Partai Nasdem, PKS dan Demokrat dalam Pemilu 2024 nanti disambut langsung oleh Sultan Pontianak IX Syarief Machmud Melvin Alkadrie.
Di depan Sultan dan sejumlah tokoh Kalimantan Barat, Anies menyatakan kedatangannya ke Istana Kadriah dalam rangka menjalin silaturahmi.
Anies menyampaikan rasa terima kasih kepada Sultan Melvin yang bersedia menerima dia dan rombongan di IstanaKadriah.
“Kami sebelumnya pernah bertemu dengan Sultan Pontianak VIII di Masjid Jami. Dan sekarang saya bisa bertemu dengan Sultan Syarief Machmud Melvin di sini, tepat di usia 250 tahun Istana Kadriah,” kata Anies dalam sambutannya.
Dalam kesempatan itu, Anies mengingatkan bahwa Kesultanan Pontianak memiliki peran penting dalam sejarah berdirinya Negara Republik Indonesia. Salah satunya adalah peran Sultan Hamid II yang merancang lambang negara Indonesia, yaitu Garuda Pancasila.
Anies berharap, ke depan Istana Kadriah akan semakin berkembang dan menjadi rujukan bagi generasi muda untuk mengenal sejarah, terutama sejarah perjalanan bangsa Indonesia di mana Kesultanan Pontianak memiliki peran yang sangat penting.
“Semoga silatuhmai ini bisa menjadi awalan baru ikatakan pertemanan, persahabatan dan persaudaraan ke depan,” kata Anies.
Terkait kunjungan Anies ke Istana Kadriah, Sultan Melvin mengaku terbuka dengan siapapun tokoh politik yang ingin berkunjung ke sana.
Sebelum Anies, sejumlah tokoh yang pernah datang ke sana adalah Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY), Prabowo Subianto, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Jufri al Assegaf.
“Sebagai Sultan, saya tetap netral dan tidak memihak pada satu tokoh politik,” kata Sultan Melvin.
Di provinsi paling barat Pulau Kalimantan, eks Gubernur DKI Jakarta itu memiliki agenda selama dua hari sejak Jumat (17/2) dan Sabtu.
Setibanya mendarat di Bandara Internasional Supadio pada Jumat, Anies langsung menuju Masjid Raya Mujahidin untuk melaksanakan Salat Jumat.

Dari sana, Anies menuju Kantor DPW NasDem Kalimantan Barat. Setelah itu, Anies bertolak ke Rumah Adat Melayu Kalbar untuk menghadiri dialog kebangsaan dengan tokoh masyarakat multietnik, tokoh pemuda dan mahasiswa.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Kalimantan Barat, Syarif Abdullah Alkadrie menginformasikan, dialog kebangsaan digelar di Rumah Adat Melayu Kalbar.
Anies juga mengunjungi Pondok Pesantren Darunnain di Ampera Raya, Kabupaten Kubu Raya. Di sana, Anies berziarah ke makam almarhum Ustadz Ridho Yahya dan silaturahim.
Anies juga menghadiri dialog dan makan malam bersama Partai Koalisi Perubahan yakni NasDem, Demokrat dan PKS.
Dan Sabtu, Anies menghadiri Senam Sehat menuju perubahan 2024 di Alun-Alun Kapuas.







