TANGSELXPRESS – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Jakarta bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tangerang Selatan mengadakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) bagi pelaku UMKM di wilayah Tangerang Selatan, Rabu (08/02).
Bertempat di ruang seminar Balai Kota Tangerang Selatan, kegiatan dibuka secara langsung oleh Ketua Dekranasda Tangerang Selatan, Raden Roro Truetami Ajeng Soediutomo, S.H,M.Kn.
Dalam sambutannya, Ajeng menyampaikan, kegiatan PPM relevan dengan tiga poin visi Dekranasda Tangerang Selatan serta merupakan kolaborasi penting antara akademisi, pemerintah, dan sektor usaha.
”Kegiatan ini sejalan dengan visi Dekranasda yang salah satunya yaitu menyiapkan regenerasi sumber daya manusia/pengrajin yang unggul, menggali, serta melestarikan dan mengembangkan warisan tradisi dan budaya bangsa, maka akademisi memiliki peran yang tidak kecil dan menjadi faktor penting untuk bersinergi dengan pemerintah, bisnis, dan komunitas dalam upaya meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan pelaku usaha secara ekonomi maupun pengembangan wawasan dan kemampuan berkompetisi,” kata Ajeng.

Kegiatan yang dilaksanakan dari tanggal 8 hingga 9 Februari 2023 ini diikuti lebih dari 80 orang pelaku UMKM yang berasal dari seluruh kecamatan dan kelurahan di wilayah Tangerang Selatan. Materi yang diangkat dalam Pengabdian Pada Masyarakat ini mencakup promosi bisnis, city branding, fotografi, pengelolaan media sosial, serta teknik lobi dan negosiasi dalam komunikasi pariwisata dengan 17 dosen sebagai pemateri.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, Dr Farid Hamid, M.Si berharap agar kerjasama dengan Dekranasda ini dapat terus berlanjut dalam membantu UMKM di wilayah Tangerang Selatan dan menjawab tantangan perubahan zaman.
”Selain untuk memenuhi kewajiban akademisi dalam Tridharma perguruan tinggi, Program PPM ini diharapkan dapat terus berjalan sebagai sebuah program berkelanjutan yang lebih spesifik seiring dengan era perubahan yang terjadi secara cepat dimana membutuhkan strategi khusus dibidang promosi bagi para UMKM,” kata Farid.







