TANGSELXPRESS – Masyarakat diminta waspada terhadap hujan instensitas tinggi yang akhir-akhir ini melanda daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Kendati demikian, masyarakat tidak perlu panik. Pasalnya, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah menyediakan hotline jika masyarakat mengalami kegawatdaruratan.
Hotline tersebut disiagakan selama 24 jam. Selain itu, hotline juga bebas pulsa kemudian bisa tanpa sim card.
“Masyarakat bisa menghubungi 112 atau via WhatsApp ke nomor 0813 8020 1112
jika mengalami kegawatdaruratan,” tulis Instagram humaskotatangsel.
Pesan Wali Kota Tangerang Selatan
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengimbau warganya agar tidak bepergian jauh menjelang tahun baru 2023.
Hal tersebut ia sampaikan berkait dengan adanya potensi cuaca ekstrem di wilayah Kota Tangerang Selatan.
“Jangan pergi jauh-jauh. Di tahun baru ini yuk kita nikmati, kita rayakan, kita lepas tahun 2022 dengan khidmat saja, karena cuaca kita khawatirkan tidak bersahabat,” ujar Benyamin di Kantor Kecamatan Ciputat, Selasa (27/12) lalu.
Benyamin juga mengimbau warga Tangsel untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan guna mencegah bencana.
Selain itu, Benyamin juga meminta warganya untuk lebih memperhatikan kesehatan diri di tengah cuaca buruk musim hujan.
“Perhatikan kesehatan keluarga dan kebersihan yang ada di lingkungan kita. Itu harapan saya,” kata Benyamin.
Peringatan Dini dari BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di wilayah Tangerang Raya pada 26 Desember 2022-1 Januari 2023.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah II Banten Hartanto menyampaikan peringatan dini potensi cuaca ekstrem tersebut berupa hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang dapat disertai angin kencang, kilat atau petir.
Menurut dia, wilayah Provinsi Banten dalam tujuh hari ke depan masih berpotensi terjadi hujan (intensitas) sedang hingga lebat (deras) yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
“Terutama di sebagian besar wilayah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang bagian Barat, Kabupaten Tangerang bagian tengah dan selatan, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan,” jelas Hartanto dalam keterangannya, Senin (26/12).







