TANGSELXPRESS – Pemerintah diminta untuk terus melakukan pemutakhiran data penerima bantuan sosial. Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mendapat laporan dari Kepala Cabang PT Pos Indonesia Kabupaten Bandung, Jawa Barat, bahwa penyaluran sudah mencapai 95 persen.
Meski demikian, Ace mengungkapkan jika masih terdapat kendala yakni adanya data yang belum mutakhir.
“Kendalanya, data-data yang belum mutakhir. Ada yang meninggal tapi terdata,” kata Ace seperti dikutip dari laman DPR RI pada acara penyaluran dan monitoring Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Masyarakat (BBM) dan Bansos Sembako, Kementerian Sosial RI dan PT Pos Indonesia, di Kantor Pos Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (17/9).
Lebih lanjut, Ace mendorong agar pemerintah pusat dan daerah untuk terus berkoordinasi agar bantuan yang diterima bagi yang berhak bisa tepat sasaran.
“Saya minta Pemerintah Pusat dan Daerah untuk pemutakhiran data. Saya minta Pemerintah Pusat dan Daerah berkolaborasi sehingga bantuan sosial tepat sasaran dan tepat waktu,” pintanya.
Tak lupa, Politisi Partai Golkar itu juga meminta penerima BLT BBM memanfaatkan bantuan tersebut untuk kebutuhan dasar, seperti untuk membeli sembako.







