TANGSELXPRESS– Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) kembali melanjutkan program Tangsel Digital Academy bersama Gerakan Pejuang Subuh.
Kegiatan tersebut digelar di Masjid At-Taubah, Pamulang, Sabtu (22/8/2026). Program ini menjadi ruang belajar bagi masyarakat untuk mengenal sekaligus meningkatkan keterampilan di bidang digital.
Pada kegiatan lanjutan tersebut, peserta kembali mendapatkan pembelajaran mengenai Content Creator dan Coding untuk Pemula.
Materi diberikan secara bertahap agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga dapat langsung mempraktikkan keterampilan digital yang dipelajari.
Kepala Diskominfo Tangsel Tb. Asep Nurdin mengatakan, perkembangan teknologi yang semakin cepat perlu diimbangi dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkannya secara positif dan produktif.
“Literasi dan keterampilan digital menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat seperti saat ini. Makanya kita lanjutkan materi digital melalui Tangsel Digital Academy ini supaya masyarakat kita siap,” ujar Asep, Kamis (27/8/2026).
Masyarakat Didorong Kuasai Keterampilan Digital
Menurut Asep, Tangsel Digital Academy dirancang untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat dalam meningkatkan kompetensi digital melalui pembelajaran yang mudah diakses dan dekat dengan lingkungan warga.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel memperluas akses pembelajaran digital hingga ke lingkungan masyarakat.
Pemilihan Masjid At-Taubah sebagai lokasi kegiatan turut menjadi bagian dari kolaborasi Pemkot Tangsel dengan Gerakan Pejuang Subuh.
Melalui kolaborasi tersebut, masjid tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat.
“Masjid tidak hanya menjadi tempat untuk beribadah, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk belajar dan meningkatkan kapasitas masyarakat,” kata Asep.
Pembelajaran Dilakukan Secara Bertahap
Dalam kegiatan lanjutan ini, peserta kembali mengikuti materi yang telah diberikan pada pekan sebelumnya.
Metode pembelajaran dilakukan secara bertahap agar peserta dapat mengikuti materi sekaligus mempraktikkan keterampilan digital secara langsung.
Materi Content Creator diarahkan untuk mengenalkan keterampilan membuat konten, sementara Coding untuk Pemula menjadi pengenalan dasar bagi masyarakat yang ingin mulai mempelajari pemrograman.
Asep berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan, kreativitas, dan produktivitas di bidang digital.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk belajar, berkarya dan membuka berbagai peluang,” jelasnya.
Melalui Tangsel Digital Academy, Pemkot Tangsel mendorong masyarakat agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus mampu memanfaatkannya sebagai sarana belajar, berkarya, dan membuka peluang baru.







