• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP KESEHATAN

Waspada! Cuaca Panas Tingkatkan Risiko Infeksi Bakteri di Air, Kenali Cara Mencegahnya

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Agustus 3, 2026
in KESEHATAN, NEWS
Reading Time: 2min read
Waspada! Cuaca Panas Tingkatkan Risiko Infeksi Bakteri di Air, Kenali Cara Mencegahnya
187
SHARES
2.1k
VIEWS

TANGSELXPRESS – Cuaca panas tidak hanya mendorong lebih banyak orang menghabiskan waktu di pantai, kolam renang, sungai, atau laut. Suhu air yang semakin hangat juga dapat menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan sejumlah bakteri penyebab penyakit.

Dikutip dari Euronews, kenaikan suhu air meningkatkan risiko berbagai infeksi yang berkaitan dengan aktivitas di perairan, seperti vibriosis, swimmer’s ear, gastroenteritis, hingga infeksi kulit dan saluran kemih.

Swimmer’s ear merupakan infeksi pada saluran telinga luar yang dapat terjadi ketika air terjebak di dalam telinga. Sementara gastroenteritis adalah peradangan pada lambung dan usus yang dapat menyebabkan diare, mual, muntah, hingga kram perut.

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) memperingatkan bahwa musim panas yang semakin panjang dan lebih panas membuat sejumlah bakteri memiliki kondisi yang lebih ideal untuk berkembang, terutama di perairan pantai yang hangat dengan kadar garam rendah.

BACA JUGA :  Bukan Hanya Gerah, Cuaca Panas Ekstrem Bisa Picu Enam Penyakit Ini

Meski demikian, ECDC menegaskan risiko infeksi bagi masyarakat umum masih tergolong rendah. Langkah-langkah pencegahan sederhana dinilai cukup efektif untuk mengurangi kemungkinan tertular penyakit saat berenang atau beraktivitas di perairan.

Salah satu bakteri yang menjadi perhatian adalah Vibrio, penyebab penyakit vibriosis. Bakteri ini secara alami hidup di perairan pantai, terutama saat suhu air meningkat pada musim panas.

Vibrio lebih mudah berkembang di wilayah dengan kadar garam rendah, seperti muara sungai dan kawasan pertemuan sungai dengan laut. Selain itu, bakteri juga dapat ditemukan pada kerang, terutama tiram yang dikonsumsi dalam keadaan mentah atau kurang matang.

Beberapa spesies, seperti Vibrio vulnificus, bahkan dikenal sebagai “bakteri pemakan daging” karena dalam kasus yang sangat jarang dapat menyebabkan infeksi serius pada jaringan tubuh.

BACA JUGA :  Jangan Abai, Tiga Gejala Ini Sering Muncul saat Cuaca Panas

ECDC telah memperbarui peta interaktif wilayah berisiko untuk membantu masyarakat mengetahui area dengan potensi penyebaran Vibrio yang lebih tinggi berdasarkan kondisi lingkungan.

Siapa yang Paling Berisiko?

Siapa pun dapat terinfeksi bakteri Vibrio. Namun, risiko mengalami infeksi berat lebih tinggi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, penyakit hati kronis, maupun kondisi medis tertentu.

Karena itu, kelompok rentan disarankan lebih berhati-hati saat berenang maupun mengonsumsi makanan laut.

Cara Mencegah Infeksi

ECDC menyarankan beberapa langkah sederhana untuk mengurangi risiko infeksi akibat bakteri di perairan, yaitu:

  • Hindari berenang jika memiliki luka terbuka, luka sayat, lecet, atau tindikan baru.
  • Jika harus masuk ke air, tutup luka menggunakan perban kedap air.
  • Bersihkan luka dengan air bersih setelah selesai berenang.
  • Hindari mengonsumsi tiram atau kerang yang mentah maupun kurang matang.
  • Pastikan makanan laut dimasak hingga matang sebelum dikonsumsi.
BACA JUGA :  Proses Keberangkatan Jamaah ke Armuzna akan Gunakan Smart Card, Simak Prosedurnya Yuk!

Menurut ECDC, kawasan Laut Baltik dan sejumlah wilayah muara di Eropa menjadi daerah dengan kondisi yang paling mendukung pertumbuhan bakteri Vibrio. Namun, pemanasan suhu air akibat perubahan iklim diperkirakan akan memperluas wilayah penyebaran bakteri tersebut di masa mendatang.

Tags: Bakteri aircuaca panas ekstremInfeksi Bakteri
Previous Post

Trans Banten Koridor 3 Layani 187.783 Penumpang Gratis, Mahasiswa Jadi Pengguna Terbanyak

Next Post

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: 5 Tewas dan 41 Penumpang Belum Ditemukan

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: 5 Tewas dan 41 Penumpang Belum Ditemukan

Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: 5 Tewas dan 41 Penumpang Belum Ditemukan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com