MAJALAYA – Dua anak meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah empang bekas galian yang berada di kawasan Peru mahan Puri Raya Residence, Desa Pasirjengkol, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Kepala Seksi Humas Polres Karawang, Ipda Cep Wildan, menjelaskan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, insiden tersebut bermula saat lima anak bermain di sekitar lokasi empang. Tiga di antaranya kemudian memutuskan berenang, sementara dua anak lainnya tetap berada di daratan.
Setelah menerima laporan dari warga, saksi bersama sejumlah masyarakat segera mendatangi lokasi untuk melakukan penyelamatan.
“Satu anak perempuan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat,” kata Wildan, dikutip Rabu, 15 Juli.
Proses pencarian kemudian dilanjutkan hingga dua anak laki-laki ditemukan di dasar empang. Keduanya segera dievakuasi dan dibawa ke Klinik Shafa Medika untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan, kedua korban dinyatakan meninggal dunia. Mereka masing-masing berinisial RDP (7) dan AES (6), yang merupakan warga Perumahan Puri Raya Residence, Desa Bengle, Kecamatan Majalaya.
Sementara itu, seorang anak perempuan berinisial ANP (8) berhasil diselamatkan dari peristiwa tersebut.
Cep Wildan menyampaikan bahwa keluarga kedua korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Dalam penanganan kasus ini, personel Polsek Majalaya bersama Tim Inafis Polres Karawang, Satuan Samapta Polres Karawang, BPBD Karawang, unsur Muspika Kecamatan Majalaya, aparatur Desa Bengle dan Desa Pasirjengkol, serta Babinsa setempat melakukan evakuasi korban, mengamankan lokasi kejadian, melaksanakan olah TKP, memeriksa para saksi, serta menyusun laporan kepolisian.
Polisi mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di area yang berisiko seperti sungai, kolam, empang, maupun bekas galian yang dapat membahayakan keselamatan.







