TANGERANG SELATAN – Dataran Tinggi Dieng di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, tidak hanya terkenal karena keindahan alam dan udara sejuknya. Kawasan pegunungan ini juga memiliki buah khas bernama carica yang telah menjadi ikon kuliner sekaligus oleh-oleh favorit wisatawan.
Carica atau yang dikenal sebagai pepaya gunung tumbuh subur di daerah dataran tinggi dengan suhu yang relatif dingin. Buah berwarna kuning ini memiliki cita rasa manis berpadu sedikit asam yang khas sehingga banyak diolah menjadi berbagai produk makanan dan minuman.
Kreativitas masyarakat Dieng dalam mengolah carica melahirkan beragam produk unggulan yang kini menjadi identitas daerah tersebut. Berikut lima olahan carica yang populer di Dieng.
1. Manisan Carica
Manisan carica menjadi produk olahan paling populer dan mudah ditemukan di kawasan Dieng. Produk ini juga menjadi salah satu oleh-oleh yang paling banyak diburu wisatawan.
Manisan carica tersedia dalam dua jenis, yakni manisan basah dan manisan kering. Manisan basah disajikan bersama air rebusan buah yang memberikan sensasi segar, sedangkan manisan kering berupa irisan buah carica yang dilapisi gula.
2. Selai Carica
Buah carica juga banyak diolah menjadi selai yang biasa dinikmati sebagai pelengkap roti. Selai ini dibuat dari daging buah dan sari carica sehingga menghasilkan rasa yang unik.
Perpaduan rasa manis dan segar membuat selai carica memiliki karakter berbeda dibandingkan selai buah pada umumnya. Tak heran jika produk ini cukup diminati wisatawan sebagai buah tangan khas Dieng.
3. Keripik Carica
Meski memiliki kandungan air yang tinggi, carica ternyata dapat diolah menjadi keripik yang renyah dan gurih. Produk ini menjadi alternatif camilan khas Dieng yang unik.
Keripik carica tersedia dalam berbagai pilihan rasa, mulai dari original, asin, hingga pedas yang dapat disesuaikan dengan selera konsumen.
4. Dodol Carica
Olahan berikutnya adalah dodol carica yang dibuat menggunakan sari buah carica sebagai bahan utama. Produk ini menawarkan rasa khas yang berbeda dibandingkan dodol pada umumnya.
Selain varian original, dodol carica juga hadir dalam berbagai kombinasi rasa, seperti campuran terung belanda maupun kentang yang menjadi ciri khas daerah pegunungan.
5. Sirup Carica
Sirup carica memiliki keunikan tersendiri karena dibuat dari ekstrak biji buah carica yang kemudian dicampur dengan gula dan vanili.
Proses pengawetannya dilakukan secara tradisional dengan merebus botol yang telah terisi sirup. Metode tersebut membuat sirup carica mampu bertahan hingga sekitar dua tahun tanpa mengurangi cita rasanya.
Beragam olahan carica tersebut menunjukkan kreativitas masyarakat Dieng dalam mengembangkan potensi buah lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Selain menjadi oleh-oleh khas yang diminati wisatawan, produk-produk berbahan dasar carica juga berperan dalam mendukung perekonomian masyarakat setempat.







