• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Dari Sisa Makanan Jadi Cuan, BRIN Sebut Limbah MBG Bisa Bernilai Ekonomi

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Mei 6, 2026
in EKONOMI, NEWS
Reading Time: 3min read
Dari Sisa Makanan Jadi Cuan, BRIN Sebut Limbah MBG Bisa Bernilai Ekonomi
266
SHARES
2.2k
VIEWS

JAKARTA – Peneliti Ahli Madya dari Pusat Riset Kesehatan dan Gizi Masyarakat Badan Riset dan Inovasi Nasional, Basuki Rachmat, mengajukan sejumlah gagasan inovatif untuk menangani limbah dari program makan bergizi gratis (MBG) agar lebih bermanfaat dan bernilai ekonomi.

Basuki menjelaskan, limbah makanan dari program tersebut memiliki potensi untuk diolah menjadi sumber energi melalui pemanfaatan teknologi modern.

“Teknologi pirolisis, gasifikasi, pencernaan anaerobik, dan hidrotermal karbonisasi mampu mengubah limbah organik menjadi produk bernilai, seperti biogas, biochar, serta energi listrik,” kata Basuki, Selasa (5/5/2026). Dikutip dari http://beritasatu.com

Menurutnya, penerapan teknologi tersebut memungkinkan limbah organik tidak lagi hanya menjadi sampah, tetapi bisa diubah menjadi produk dengan nilai tambah seperti energi alternatif dan bahan pendukung pertanian.

BACA JUGA :  Apartemen di Tangsel Jadi Sorotan Karena Diduga Salahi Aturan, Imbasnya Ada Pemilik Ngaku Rugi

Selain teknologi modern, Basuki menilai metode pengolahan sederhana tetap relevan, khususnya untuk skala kecil dan komunitas.

“Pengolahan limbah dapat dilakukan melalui proses komposting, penggunaan bioaktivator, serta pemanfaatan larva black soldier fly (BSF) yang efektif mengonversi limbah menjadi pakan ternak dan pupuk,” katanya.

Ia menegaskan, pemilihan metode pengolahan limbah harus disesuaikan dengan kebutuhan serta kapasitas yang dimiliki. Setiap teknologi memiliki keunggulan, biaya, dan tingkat efektivitas yang berbeda, sehingga perlu mempertimbangkan skala pengelolaan, jenis limbah, serta sumber daya yang tersedia.

Basuki juga menyoroti pentingnya pengelolaan limbah pangan secara optimal. Selain membantu mengurangi dampak lingkungan, langkah ini dinilai mampu menciptakan manfaat ekonomi yang nyata.

BACA JUGA :  Fenomena Gerhana Bulan Total Saat Ramadan 2026, Simak Penjelasan BRIN

“Jika dikelola dengan baik, limbah pangan dapat diubah menjadi energi maupun pupuk, sekaligus menekan emisi dan meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pengelolaan limbah dari program MBG perlu diperkuat melalui pemanfaatan teknologi terkini dan penerapan konsep ekonomi sirkular. Dengan pendekatan tersebut, sisa makanan tidak lagi dipandang sebagai limbah, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna tinggi.

Basuki mengungkapkan, produksi limbah pangan di Indonesia mencapai sekitar 23 hingga 48 juta ton setiap tahun. Sebagian besar berasal dari sektor rumah tangga dan membawa dampak besar terhadap aspek lingkungan, ekonomi, hingga sosial.

Karena itu, penerapan prinsip reduce, reuse, recycle, dan recover dinilai menjadi langkah strategis untuk menekan jumlah limbah sekaligus memaksimalkan pemanfaatan sumber daya.

BACA JUGA :  Program MBG Tetap Berjalan Saat Ramadan, BGN Sesuaikan Mekanisme Pelaksanaan

“Dengan pendekatan tersebut, limbah tidak lagi dipandang sebagai sisa, melainkan sebagai bahan yang dapat dimanfaatkan kembali,” kata Basuki Rachmat.

Tags: BRINMBG
Previous Post

Geger! Setelah 20 Tahun, Ahmad Dhani Ungkap Penyebab Perceraian dengan Maia Estianty

Next Post

10 WNI Tersandung Kasus Haji Ilegal, Kemenhaj Tegaskan Tak Ada Intervensi

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
10 WNI Tersandung Kasus Haji Ilegal, Kemenhaj Tegaskan Tak Ada Intervensi

10 WNI Tersandung Kasus Haji Ilegal, Kemenhaj Tegaskan Tak Ada Intervensi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com