• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP RAMADAN

Jus atau Sirup Saat Buka Puasa? Pakar Gizi Ingatkan Batas Aman Gula Harian

Irina Jusuf by Irina Jusuf
Maret 9, 2026
in KESEHATAN, NEWS, RAMADAN
Reading Time: 2min read
Jus atau Sirup Saat Buka Puasa? Pakar Gizi Ingatkan Batas Aman Gula Harian
255
SHARES
2.7k
VIEWS

TANGERANG SELATAN – Minuman manis hampir selalu menjadi pilihan utama saat berbuka puasa di bulan Ramadan. Banyak orang memilih es sirup, teh manis, atau berbagai jenis jus karena dianggap mampu mengembalikan energi dengan cepat setelah seharian menahan lapar dan haus. Namun, kebiasaan mengonsumsi gula secara berlebihan tanpa pengaturan justru berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan.

Profesor Ilmu Gizi Pangan dari IPB University, Budi Setiawan, menjelaskan bahwa keinginan mengonsumsi makanan atau minuman manis saat berbuka merupakan hal yang umum terjadi. Kondisi ini berkaitan dengan menurunnya kadar gula darah setelah tubuh berpuasa sepanjang hari.

Menurutnya, selain berfungsi sebagai sumber energi, makanan dan minuman manis juga membantu mengembalikan kadar gula darah yang menurun selama berpuasa.

“Selain sebagai sumber energi, kecenderungan mengonsumsi makanan atau minuman manis saat berbuka bertujuan untuk segera mengembalikan kadar gula darah yang menurun selama berpuasa,” ujar Budi Setiawan seperti dikutip dari laman resmi IPB University.

BACA JUGA :  Hati-Hati “Kalap” Saat Berbuka! Begini Tips Jaga Kesehatan Jantung Selama Ramadan

Ia menambahkan, konsumsi gula dan karbohidrat juga dapat memicu rasa senang dan nyaman. Hal tersebut terjadi karena zat tersebut dapat meningkatkan produksi hormon serotonin dalam tubuh.

Meski demikian, Prof Budi mengingatkan agar konsumsi gula tetap dibatasi. Dalam konsep piramida gizi seimbang, gula berada di bagian paling atas yang berarti asupannya perlu dikontrol.

Berdasarkan anjuran konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL), batas maksimal konsumsi gula per hari adalah sekitar 50 gram atau setara dengan empat sendok makan.

“Konsumsi apa pun kalau berlebihan tentu saja tidak baik, makanya pedomannya adalah gizi seimbang,” tegasnya.

Ia menilai kebiasaan mengonsumsi minuman manis secara berlebihan, baik saat berbuka maupun sahur, tidak sejalan dengan prinsip gizi seimbang. Minuman manis dapat membuat perut cepat terasa kenyang sehingga porsi makanan lain yang lebih bergizi, seperti sayuran, buah, dan sumber protein, menjadi berkurang.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca Kota Tangsel Hari Ini: Awal Pekan yang Berawan

Selain itu, asupan gula yang terlalu tinggi juga dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi atau karies. Kelebihan energi dari gula juga berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan yang dalam jangka panjang dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Bagi penderita Diabetes Mellitus, kadar gula darah harus dijaga dengan ketat. Konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah yang berisiko memperburuk kondisi penyakit jantung. Bahkan, kondisi tersebut juga dapat memicu gangguan pencernaan akibat meningkatnya produksi asam lambung.

Lalu bagaimana dengan jus sebagai menu berbuka?

Pada dasarnya, jus buah atau sayur dapat menjadi pilihan minuman yang lebih sehat dibandingkan sirup atau minuman kemasan tinggi gula, selama tidak ditambahkan gula berlebihan. Jus tetap mengandung vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh, meski kandungan seratnya biasanya lebih rendah dibandingkan buah yang dikonsumsi secara utuh.

BACA JUGA :  Masyarakat Wajib Waspada Modus Penipuan, BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online

Sebagai alternatif, Prof Budi juga menyarankan minuman alami seperti air kelapa muda. Selain itu, buah yang memiliki rasa manis alami seperti Kurma juga bisa menjadi pilihan saat berbuka puasa, baik dalam bentuk kurma segar maupun kurma kering.

Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi. “Akan tetapi, tentu saja tidak boleh berlebihan, cukup satu atau tiga butir saja,” pungkasnya.

Tags: Buka puasaMinuman manis
Previous Post

Diperiksa Bareskrim soal Sidang Adat Toraja, Pandji Pragiwaksono Dicecar 17 Pertanyaan

Next Post

Pemkot Tangsel Gandeng TNI-Polri dan BPBD untuk Percepat Pemulihan Pasca Banjir

Related Posts

Andra Soni Dukung Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun, UMKM Banten Jadi Sorotan
BANTEN

Andra Soni Dukung Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun, UMKM Banten Jadi Sorotan

Oktober 23, 2026
2.3k
Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga
ADVERTORIAL

Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga

Oktober 23, 2026
2.5k
Sering Alami Asam Lambung Naik? Kenali Penyebab dan 5 Cara Mencegah GERD
KESEHATAN

Sering Alami Asam Lambung Naik? Kenali Penyebab dan 5 Cara Mencegah GERD

Oktober 23, 2026
2.4k
Prakiraan Cuaca Tangsel 25 Mei 2026: Mayoritas Wilayah Diguyur Hujan Ringan
TANGERANG SELATAN

Prakiraan Cuaca Tangsel Jumat 23 Oktober 2026, Tujuh Kecamatan Berpotensi Hujan

Oktober 23, 2026
2.5k
Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan Upaya Mencaplok Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan Upaya Mencaplok Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Inovasi Sistem Diskominfo Tangsel Membuat PPDB Lebih Efisien dan Transparan

Pemkot Tangsel Gandeng TNI-Polri dan BPBD untuk Percepat Pemulihan Pasca Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com