• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home SELEB & GAYA HIDUP SELEBRITI

Dulu Dibungkam, Kini Didengar: Kisah Aurelie Moeremans soal Child Grooming

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
Januari 13, 2026
in NEWS, SELEB & GAYA HIDUP, SELEBRITI
Reading Time: 2min read
Dulu Dibungkam, Kini Didengar: Kisah Aurelie Moeremans soal Child Grooming

Foto: Instagram

254
SHARES
3.4k
VIEWS

TANGERANG SELATAN- Aktris Aurelie Moeremans mengungkap pengalaman pahitnya sebagai korban child grooming yang dialaminya saat remaja. Pengakuan tersebut ia sampaikan melalui memoarnya berjudul Broken Strings dan diperkuat lewat unggahan di media sosial.

Aktris yang dikenal lewat film Baby Blues itu menyebut adanya perubahan signifikan dalam cara masyarakat memandang isu grooming dibandingkan dengan masa ketika ia pertama kali berani berbicara.

“Aku bersyukur dan senang banget lihat bagaimana Indonesia sudah berkembang,” ujar Aurelie melalui Instagram Story, Senin (12/1/2026).

Aurelie menilai pemahaman publik terhadap isu grooming kini jauh lebih baik. Menurut dia, kesadaran masyarakat meningkat seiring semakin terbukanya diskusi dan edukasi mengenai relasi kuasa serta dampak yang dialami korban.

BACA JUGA :  Hasil Laga Euro 2024: Prancis dan Rumania Menang, Belgia Tumbang

Ia mengenang masa ketika pertama kali mencoba menyuarakan pengalaman traumatis tersebut. Saat itu, respons publik dinilai masih minim empati.

“Waktu aku masih sangat muda dan pertama kali coba speak up, respons masyarakat jauh berbeda dengan sekarang,” ungkapnya.

Aurelie mengatakan, pada masa tersebut suara korban kerap tidak mendapatkan ruang yang adil. Banyak penyintas justru menghadapi penyangkalan, penghakiman, dan disalahkan atas pengalaman yang dialaminya.

“Dulu, suara korban sering tenggelam, disalahkan, atau dipelintir,” lanjutnya.

Kini, Aurelie melihat adanya pergeseran sikap publik. Ia menilai masyarakat mulai lebih memahami isu grooming secara berimbang, terutama terkait relasi kuasa antara pelaku dan korban.

“Lebih paham soal relasi kuasa. Lebih banyak empati, lebih sedikit penghakiman,” kata Aurelie.

BACA JUGA :  Mengenal Perbedaan Pedofil dan Child Grooming, Modus Kejahatan Seksual terhadap Anak

Aurelie menegaskan perubahan tersebut memiliki arti penting bagi para penyintas yang selama ini memilih diam karena takut terhadap reaksi lingkungan.

“Perubahan ini penting. Dan nyata,” ujarnya.

Aurelie, yang saat ini tengah menanti kelahiran anak pertamanya, berharap semakin banyak korban merasa aman untuk bersuara dan mencari dukungan.

“Kalau hari ini kamu merasa sedikit lebih aman untuk bersuara, berarti kita sedang berjalan ke arah yang benar,” tutupnya.

Pengertian Child Grooming

Child grooming merupakan proses manipulatif yang dilakukan seseorang, umumnya orang dewasa, untuk membangun kedekatan dan kepercayaan dengan anak atau remaja guna tujuan eksploitasi atau kekerasan seksual. Proses ini biasanya berlangsung secara bertahap dan kerap tidak disadari korban.

BACA JUGA :  Siswa di Tangsel Jatuh dari Lantai 8, Polisi Periksa Guru dan Penjaga Sekolah

Child grooming dapat terjadi di lingkungan fisik maupun ruang digital, seperti media sosial dan aplikasi pesan instan. Dalam banyak kasus, pelaku merupakan orang yang dikenal korban.

Praktik grooming dapat menimbulkan dampak jangka panjang, antara lain trauma psikologis, gangguan kepercayaan, kecemasan, depresi, hingga gangguan stres pascatrauma (PTSD).

Tags: Aurelie MoremansChild Grooming
Previous Post

Pengertian dan Perkembangan Media Sosial di Era Global

Next Post

Selasa Pagi, BPBD Catat 28 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Selasa Pagi, BPBD Catat 28 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir

Selasa Pagi, BPBD Catat 28 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com