KEGIATAN Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu wujud tanggung jawab mahasiswa dalam berbagi ilmu pengetahuan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dalam perkembangan teknologi saat ini, penggunaan media sosial menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja. Namun di balik berbagai manfaatnya, media sosial juga memiliki dampak negatif yang perlu dipahami oleh para pelajar.
Berdasarkan hal inilah mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang menyelenggarakan kegiatan PKM di SMK Jakarta 1 dengan mengangkat tema “Dampak Negatif Media Sosial Terhadap Siswa.
Tema ini dipilih karena melihat banyaknya siswa yang aktif di media sosial tanpa memahami risiko yang dapat muncul. Media sosial sering kali mempengaruhi pola pikir, perilaku, bahkan kesehatan mental pelajar. Melalui kegiatan ini, mahasiswa berusaha memberikan pemahaman agar para siswa lebih berhati-hati dan mampu mengontrol penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa menjelaskan berbagai dampak negatif yang muncul akibat penggunaan media sosial secara berlebihan. Salah satu yang paling sering terjadi adalah penurunan konsentrasi belajar. Siswa yang terlalu sering membuka media sosial cenderung sulit fokus pada pelajaran dan mudah terdistraksi oleh notifikasi, konten hiburan, atau pesan dari teman. Hal ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi prestasi akademik mereka.
Selain itu, mahasiswa juga menyoroti isu kesehatan mental yang semakin sering muncul di kalangan pelajar. Media sosial kerap menampilkan standar hidup yang tidak realistis, sehingga membuat sebagian siswa merasa kurang percaya diri atau merasa tertinggal dari teman-temannya. Tidak jarang siswa mengalami kecemasan, iri hati, hingga stres akibat perbandingan sosial yang terjadi di media digital.
Dampak negatif lainnya yang dibahas adalah cyberbullying. Kehadiran ruang digital membuat pelajar lebih mudah menjadi korban atau pelaku bullying tanpa mereka sadari. Mahasiswa memberikan contoh-contoh nyata mengenai bagaimana komentar negatif, sindiran, atau penyebaran informasi palsu dapat merusak kepercayaan diri seseorang dan mengganggu kondisi psikologisnya.
Para siswa juga diberi pemahaman tentang bahaya penyalahgunaan data pribadi. Banyak pelajar yang membagikan informasi sensitif seperti lokasi, identitas, atau foto pribadi tanpa memahami risikonya. Mahasiswa mengingatkan bahwa hal tersebut dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan membahayakan keselamatan mereka.
Selama kegiatan berlangsung, siswa-siswi SMK Jakarta 1 tampak sangat antusias. Mereka aktif bertanya mengenai cara menghadapi tekanan sosial di media digital, bagaimana menghindari cyberbullying, serta bagaimana mengatur waktu agar tidak kecanduan bermain media sosial. Diskusi berjalan hangat dan membuka wawasan baru bagi para pelajar tentang pentingnya mengelola diri dalam dunia digital.
Pihak sekolah memberikan apresiasi kepada mahasiswa Universitas Pamulang atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurut sekolah, edukasi tentang dampak negatif media sosial sangat penting untuk diberikan kepada generasi muda agar mereka dapat menggunakan teknologi secara lebih sehat dan terkontrol. Pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran digital di kalangan pelajar.
Kegiatan PKM ini membuktikan komitmen mahasiswa Universitas Pamulang dalam memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan masyarakat, khususnya pelajar. Dengan memahami berbagai dampak negatif media sosial, siswa diharapkan lebih bijak, lebih berhati hati, dan mampu menyeimbangkan penggunaan teknologi dengan aktivitas belajar dan
kehidupan nyata. Edukasi seperti ini sangat penting agar generasi muda dapat tumbuh dengan sehat di era digital yang penuh tantangan.
Penulis:
Naila Nur Hasanah
Wahyu Febrianto
Yudha Pratama
Mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pamulang







