JAKARTA – Aktor Hamish Daud mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk memantau perkembangan laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkannya pada bulan Juli 2025 lalu.
Hamish datang bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin, dengan mengenakan kemeja cokelat muda dan tampak tenang saat tiba di lokasi. Ia tidak banyak memberikan komentar kepada awak media dan langsung menuju ruang penyidik.
Laporan ini dibuat setelah beredarnya sejumlah konten di media sosial yang dinilai menyudutkan serta merugikan nama baik Hamish Daud. Beberapa akun diketahui menyebarkan informasi palsu (hoaks) terkait kehidupan pribadi sang aktor.
Kuasa hukum Hamish, Sandy Arifin, menjelaskan bahwa penyidik masih meminta kelengkapan bukti dan tambahan saksi untuk memperkuat laporan tersebut.
“Agenda hari ini kami baru saja mendapatkan informasi terkait kekurangan bukti dan beberapa saksi yang akan kami hadirkan. Ada beberapa pihak yang kita laporkan itu faktornya ada di luar negeri,” ujar Sandy Arifin di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis, 6 November 2025.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan segera melengkapi bukti digital, seperti tangkapan layar (screenshot) dari unggahan dan pemberitaan yang beredar di media sosial.
Sandy juga meluruskan kabar yang sempat beredar mengenai kehidupan pribadi Hamish Daud. Ia menegaskan, isu tentang adanya pihak ketiga dalam proses perceraian kliennya tidak benar.
“Proses perceraian sudah disepakati secara kekeluargaan dan baik-baik. Tidak ada orang ketiga. Foto yang kemarin beredar itu sahabat-sahabat Hamish, jadi tidak ada hubungannya dengan proses perceraian tersebut,” jelasnya.
Usai pemeriksaan, Sandy memastikan laporan Hamish Daud tetap berjalan. Tim kuasa hukum berkomitmen untuk segera melengkapi bukti dan menghadirkan saksi tambahan sesuai permintaan penyidik.
Proses penyidikan di Polres Metro Jakarta Selatan masih berlanjut. Polisi kini tengah menelusuri pihak-pihak yang terlibat, termasuk beberapa akun yang diduga berada di luar negeri.







