TANGSELXPRESS – Putra sulung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka menanggapi soal adanya dugaan ijazah palsu Jokowi. Tanggapan Gibran mengejutkan lantaran mengeluarkan kalimat percuma yen ngomong karo wong ora waras (Pecuma kalau ngomong sama orang tidak waras atau sehat).
Menurut Wali Kota Surakarta atau Solo itu menilai, isu-isu terkait Jokowi sering dihembuskan sampai-sampai Gibran merasa bosan menaggapi. Sebab, menurut Gibran, Riwayat Pendidikan ayahnya tersebut telah sesuai lantaran telah dipergunkan untuk mendaftar Pilkada saat jadi Wali Kota Solo dan Gubernyr DKI Jakarta, Seni 10 Oktober 2022.
“Itu isune muncul terus, isu komunis, isu ijazah. Nganti bosen nanggepi (bosan aku menanggapi),” terang Gibran Rakabuming Raka.
“Riwayat pendidikannya sesuai. Mosok daftar wali kota, gubernur ora nganggo ijazah, nganggo opo? Nganggo godhong pisang piye? Kan yo ora ta, mosok arep ngapusi (Masa daftar wali kota, gubernur tidak pakai ijazah, pakai apa? Apa pakai daun pisang? Kan ya tidak, masa mau bohong),”jelasnya.
Meski demikian, Gibran mengaku malas memberikan tanggapan soal isu itu lantaran jika dibantah beberapa kali dengan adanya isu-isu yang dianggap menyerang Jokowi tersebut dianggap percuma.
“Bantah ping satus, percuma yen ngomong karo wong ora waras (Dibantah seratus kali pun, percuma ngomong sama orang nggak waras),”ungkap Gibran.
Seperti diberitakan sebelumnya, dugaan ijazah palsu Jokowi rame dibahas di twitter pasca digugat di PN Jakarta Pusat (Jakpus) oleh Bambang Tri Mulyono. Laporan tersebut diketahui terdaftar dalam perkara nomor 592/Pdt.G/2022/PN Jkt.Pst.
Dengan adanya kabar tersebut soal dugaan ijazah palsu Jokowi mendapat berbagai komentar dari netizen. Bahkan, komentar beberapa netizen mengarah kepada kabar ijazah palsu Jokowi adalah hoaks.
“Salah satu teman di kantor adalah teman se kos dan se fakultas dgn pak Jokowi, dia skr sdh pensiun, jadi saya tdk percaya dgn segala isu ijazah palsu pak jokowi,”sebut pemilik akun @masuyung.
“Saya dulu mahasiswa baru th 99 di Fak. Kehutanan UGM ada acara makrab ke pabrik meubelnya, dan beliau dikenalkan sbg alumni jurusan saya, Teknologi Hasil Hutan. Sepertinya sih ya memang alumni..,” jelas @rosi_maul.







