• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OPINI

DISWAY: Hijrah Tigray

admin by admin
Februari 24, 2025
in NEWS, OPINI
Reading Time: 2min read
dahlan iskan

Dahlan Iskan. Foto: Disway

99
SHARES
3.8k
VIEWS

Oleh: DAHLAN ISKAN
Sang Begawan Media

 

AWALNYA saya ingin jalan darat: dari Addis Ababa ke Makelle. Memang perlu waktu 12 jam, tapi akan bisa lebih banyak melihat berbagai wilayah di Ethiopia.

Soal tidak aman bagi wartawan itu justru menantang. Kedutaan asing belum mencabut travel warning bagi warga mereka ke Tigray. Tapi Duta Besar Indonesia di Ethiopia, Dr Al Busyra Basnur, tahu: saya tidak mungkin dilarang ke wilayah itu.

Al Busra hanya “memaksa” saya harus pakai pesawat. Saya setuju. Toh waktu saya juga terbatas.

Region (provinsi, negara bagian) Tigray, Anda sudah tahu: miskin segalanya. Termasuk miskin damai.

Perang dan kelaparan seperti bersaing untuk saling lebih menonjol. Inilah region paling utara di Ethiopia.

Tigray berbatasan dengan Eritrea, negara kecil tapi strategis.

Kabar gembiranya: sebagian besar penduduk Eritrea itu satu suku dan satu bahasa dengan Tigray.

BACA JUGA :  DISWAY: Relawan Lain

Kabar buruknya: negara tetangganya itu lebih miskin dari Tigray.

Saya pun mendarat di Makelle. Pakai Ethiopian Airlines. Jenis pesawatnya: Boeing 738 MAX. Saya langsung ingat: inilah jenis pesawat yang jatuh hampir bersamaan dengan jatuhnya pesawat Lion Air ke laut Jawa. Jenisnya sama.

Saya pernah bertemu pengacara di California. Ia membela hak-hak penumpang Lion Air. Ia merasa terbantu oleh pembelaan yang dilakukan Ethiopia. Ethiopian bisa membuktikan bahwa kecelakaan itu akibat sistem komputer Boeing 737MAX yang salah desain.

Tepat waktu: pukul 07.00 mendarat di Bandara Makelle. Langsung saja saya bisa melihat kemiskinannya: bandaranya lama. Seperti peninggalan zaman penjajahan.

Ups…. Ethiopia tidak pernah dijajah. Dan ini menjadi salah satu kebanggaan bangsa Ethiopia.

Yang pernah dijajah adalah bagian-bagian penting Ethiopia-lama: Eritrea, Somalia, Djibouti.

BACA JUGA :  Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Dalami Kasus Korupsi SPPG

Setelah penjajah pergi tiga-tiganya jadi negara merdeka. Terpisah dari Ethiopia. Tiga-tiganya punya laut: Laut Merah dan muaranya.

Tinggallah Ethiopia-baru yang terkurung: tidak punya laut. Tidak akan bisa punya pelabuhan. Terisolasi oleh bekas wilayahnya.

Seandainya empat wilayah itu tidak tercerai, mungkin Ethiopia lebih mudah bangkit. Bisa saja ia cepat jadi negara yang sangat penting: menguasai kawasan yang disebut “tanduk Afrika”.

Enam negara besar sampai sekarang pun masih “menjajah” kawasan ini. Rebutan. Saling menempatkan armada perang di “mulut” Laut Merah itu.

Kalau saja empat wilayah itu tetap satu, kita lebih mudah mengingat masa lalu: Abessinia. Itulah yang dalam sejarah agama-agama disebut negara Abessinia.

Abessinia –saya masih hafal pelajaran di buku tarikh Islam– adalah negara Kristen. Rajanya dikenal sangat adil. Sang raja jadi pemimpin idola rakyatnya. Nabi Muhammad pun sampai meminta umatnya yang masih sedikit untuk kabur ke Abessinia. Ke negara Kristen.

BACA JUGA :  DISWAY: Salahnya Nasib

Kelak, di tahun Pilkada Jakarta, muncul banyak pidato: calon pemimpin itu tidak perlu dilihat agamanya. Yang penting bisa adil atau tidak. Bisa memakmurkan rakyatnya atau menyengsarakan.

Di negara Kristen itu, kata sejarah, mereka akan terbebas dari ancaman dan tekanan kaum Quraisy yang dominan di Mekah.

Mereka harus menyeberangi Laut Merah. Lalu menetap di satu kota kecil yang disebut Negash. Sisa-sisa hijrah pertama itu kabarnya masih ada: ke Negash itulah tujuan saya. Harus naik mobil dua jam dari Makelle. Ke arah utara. Ke arah yang lebih tidak aman lagi. Juga lebih miskin.(*)

Tulisan ini sudah tayang di Disway.id

Tags: californiadahlan iskandiswayethiopialaut merahmakelletigray
Previous Post

Diduga Jadi Korban Perampokan, Wanita di Kampar Riau Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Next Post

Presiden Prabowo Bakal Luncurkan Danantara Hari Ini

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Presiden Prabowo Bakal Luncurkan Danantara Hari Ini

Presiden Prabowo Bakal Luncurkan Danantara Hari Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com