• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OPINI

DISWAY: Critical Parah

Hadi Ismanto by Hadi Ismanto
November 19, 2024
in NEWS, OPINI
Reading Time: 3min read
disway critical parah

Foto Ilustrasi: Disway

76
SHARES
6.1k
VIEWS

Oleh: DAHLAN ISKAN
Sang Begawan Media

 

“Waktu check in Anda sudah lewat”.

Tulisan itu muncul di layar setelah saya memasukkan kode booking di komputer bandara Hartford, Connecticut.

Ups…Saya ketinggalan pesawat.

Padahal ini penerbangan hampir tiga jam. Ke Chicago. Tidak bisa diganti dengan naik mobil: bisa dua hari baru sampai. Padahal Hartford – Chicago bukan jalur penting. Jarang ada penerbangan langsung. Pesawat untuk rute itu pun kecil: jet regional Bombardier –lantaran jumlah penumpang yang tidak banyak.

Saya pun lari ke tempat check in di counter. Kebetulan tidak ada antrean. Dia pun membuka komputer dan memasukkan data-data, termasuk paspor saya. Terlihat berusaha sungguh-sungguh membantu.

“Sudah tidak bisa lagi dibantu,” katanyi.

“Saya tidak bawa bagasi,” kata saya mengiba.

Dia kembali serius mengutak-atik keyboard. Agak lama. Lalu saya lega. Dia terlihat mengklik ”enter”. Itu pertanda lagi mencetak kartu boarding.

“Alhamdulillaaaah…,” kata saya dalam hati. Lega. Saya pun mengucapkan terima kasih tak terhitung berapa kali. Saya tidak hiraukan lagi kata-katanyi setelah itu. Saya lari ke gerbang pemberangkatan.

Lari. Lari.

Saya tahu pemeriksaan di security akan lama. Tidak mungkin diterobos dengan alasan apa pun. Tidak perlu dicoba pakai merayu atau minta prioritas. Justru akan berurusan lama. Ini Amerika.

BACA JUGA :  DISWAY: Tangan Danantara

Saya hanya berhasil melewati beberapa orang yang antre di depan saya. Saya minta izin baik-baik. Mereka dengan senang hati mempersilakan. Saya pun sering memberi kesempatan orang yang kepepet waktu seperti itu.

Saya lihat orang di depan saya: copot sepatu. Sepatu pun harus dimasukkan mesin pemeriksaan. Satu menit rasa satu jam.

Setelah melewati security barulah saya lega. Saya langsung lihat boarding pass. Harus ke gate berapa.

Tulisan di boarding pass terasa kabur. Emosi saya mungkin membuat darah terlalu banyak naik ke kepala. Lama-lama tulisan jelas: Gate 30. Jauh. Belok. Lari!

Sampai di gate masih ada tiga orang yang antre mau naik pesawat. Saya lega. Tidak perlu usap keringat. Udara dingin.

Tibalah giliran saya untuk boarding. Barcode di boarding pass saya tempelkan di cahaya scanner. Tidak muncul bunyi tiiit dan warna hijau. Saya coba lagi. Sama. Coba lagi. Tidak bisa.

Petugas pun datang. Dia memeriksa boarding pass saya.

“Anda salah penerbangan”, katanyi.

BACA JUGA :  Selisih Satu Suara, Septian Terpilih Sebagai Ketua RT 01/06 Kelurahan Ciputat

“Ini kan benar, American Airlines.”.

“Benar”.

“Jurusan Chicago O’Hare”

“Benar”.

“Apanya yang salah?”

“Anda di penerbangan yang jam 6 sore,” jawabnyi.

Ups… Kurang teliti. Saya amati boarding pass itu. Benar. Jam 6 sore. Mungkin petugas check in di depan tadi ingin menjelaskan itu tapi saya keburu membawa lari boarding pass yang dia berikan.

Ya sudah.

Yang penting malam itu akan sampai di Chicago. Berarti petugas check in di depan tadi sangat baik. Tanpa bertanya apa pun langsung mencarikan penerbangan berikutnya. Satu-satunya yang masih ada. Tanpa bayar apa-apa. Tidak ada permintaan agar saya beli tiket yang baru.

Ini masih jam 12 siang. Berarti saya harus enam jam menunggu. Ya sudah. Kan bisa diisi dengan menulis untuk Disway.

Saya pun cari tempat duduk. Sebenarnya tidak mencari. Semua kursi di ruang tunggu itu kosong. Tiba-tiba saya ingat sesuatu: lapar.

Saya juga ingat: masih ada singkong rebus di tas kresek saya. Di bawah buku tebal berjudul American People pemberian Daeng Saleh Mude.

Singkong itu saya rebus waktu di New York. Di rumah James Sundah. Lia, istrinya, tahu: saya harus makan singkong tiap hari. Dia bisa beli singkong yang belum dikupas di New York.

BACA JUGA :  DISWAY: Solek Cleopatra


Merebus singkong di New York. Foto: Disway

Saya kupas singkong itu. Saya potong-potong. Saya rebus. Agak banyak. Untuk tiga hari. Sebagian saya bawa. Separonya untuk dimakan di New Haven. Separonya lagi saya panasi di New Haven. Untuk dimakan di Hartford.

Lia juga sudah menelepon Chicago agar Monchie, istri Stevanus Nugroho, menyediakan singkong di rumahnyi.

Waktu pertama tiba di Amerika, saya ajak Ari Sufiati sama-sama mencari singkong di supermarket dekat San Jose. Tidak ketemu. Berarti harus ke supermarketnya orang Meksiko. Tidak ketemu.

Ari tidak menyerah. Dia tahu ”singkong” itu dalam bahasa Spanyol disebut ”yuka”. Begitu dibilang ”yuka” langsung ketemu di mana tempatnya.

Enam jam di bandara Hartford. Saya kasihan pada Monchie yang menjemput saya di O’Hare. Tapi saya tahu jarak rumahnyi ke bandara hanya 40 menit. Mestinya belum telanjur berangkat ke O’Hare.

Saya WA dia. Saya pun minta maaf. Ini kesalahan saya. Terlalu lama di Wesleyan University. Juga mengapa tidak check in online. Begitu sepele pun tidak terpikir, apalagi urusan critical thinking. (*)

Tags: dahlan iskandisway
Previous Post

Bukan Kurikulum Baru, Mendikdasmen Ungkap Tiga Pilar Utama Metode Deep Learning

Next Post

Prakiraan Cuaca Kota Tangsel Hari Ini: Selasa Pagi, Mayoritas Mendung

Related Posts

HUT ke-255 Pontianak, Mengenal Pengkang Kuliner Ketan Bakar dengan Isian Udang
DAERAH

HUT ke-255 Pontianak, Mengenal Pengkang Kuliner Ketan Bakar dengan Isian Udang

Oktober 23, 2026
2.3k
Lima Tahun Menjaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026 
EKONOMI

Lima Tahun Menjaga Konsistensi, FIFGROUP Raih The Finance Golden Star Award 2026 

Oktober 23, 2026
2.3k
Menteri Ketenagakerjaan Apresiasi Program Magang Nasional di BRI, Buka Jalan Karier bagi Ribuan Talenta Muda Indonesia
ADVERTORIAL

Menteri Ketenagakerjaan Apresiasi Program Magang Nasional di BRI, Buka Jalan Karier bagi Ribuan Talenta Muda Indonesia

Oktober 23, 2026
2.4k
Syahara Khoerunisa Matangkan Bidikan, Atlet Panahan Tangsel Bidik Prestasi di Porprov 2026
TANGERANG SELATAN

Syahara Khoerunisa Matangkan Bidikan, Atlet Panahan Tangsel Bidik Prestasi di Porprov 2026

Oktober 23, 2026
2.4k
Andra Soni Dukung Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun, UMKM Banten Jadi Sorotan
BANTEN

Andra Soni Dukung Target Kredit Rakyat Rp400 Triliun, UMKM Banten Jadi Sorotan

Oktober 23, 2026
2.4k
Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga
ADVERTORIAL

Dukung Elektrifikasi Desa dan Pemulihan Pascabencana, BRI Peduli Perluas Akses Energi Surya bagi Ribuan Keluarga

Oktober 23, 2026
2.5k
Next Post
mendung

Prakiraan Cuaca Kota Tangsel Hari Ini: Selasa Pagi, Mayoritas Mendung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com