TANGSELXPRESS– Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Bangka 11 C, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2026) sore. Sebanyak 10 rumah kontrakan semipermanen dan tiga rumah warga ludes terbakar dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas dari salah satu rumah kontrakan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Banyaknya material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat dan melalap belasan bangunan di kawasan tersebut.
Petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kendala saat menuju lokasi karena harus melewati gang sempit. Kondisi itu menyulitkan petugas menjangkau titik api di tengah permukiman padat.
Setelah berhasil mencapai lokasi, puluhan personel pemadam kebakaran bersama warga langsung berupaya memadamkan api dan mencegah kobaran merambat ke bangunan lainnya.
Seorang warga setempat bernama Wawan mengatakan api diduga pertama kali muncul dari bagian bawah salah satu rumah sebelum menjalar ke bangunan di sekitarnya.
“Awalnya api dari satu rumah, dari bawah,” ujar Wawan di lokasi kebakaran seperti dikutip dari Beritasatu.com.
Menurut Wawan, warga berusaha membantu penanganan kebakaran sekaligus menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi setelah kobaran api membesar.
Sementara itu, Bintang, salah seorang korban kebakaran, mengaku sedang berada di luar rumah ketika api mulai membesar.
“Saya pas pulang lewat gang, api udah membesar,” katanya.
Meski menghanguskan 13 bangunan, kebakaran tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.
Polsek Mampang Prapatan masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, termasuk dugaan kebocoran tabung gas. Petugas juga melakukan pendataan untuk mengetahui total kerugian materi akibat peristiwa tersebut.







