• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Jumat, 23 Oktober, 2026
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Anak Krakatau Kembali Erupsi, BMKG: Tak Ada Anomali Kegempaan

Redaksi Tangselxpress by Redaksi Tangselxpress
September 6, 2026
in NASIONAL, NEWS
Reading Time: 2min read
Warga Pandeglang Panik akibat Getaran Gunung Anak Krakatau, BPBD: Kondisi Sudah Kondusif

Foto: Beritasatu.com

230
SHARES
2.5k
VIEWS

TANGSELXPRESS– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap hasil pemantauan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada Jumat (4/9/2026) malam.

Aktivitas erupsi tersebut terekam oleh stasiun seismograf BMKG dengan amplitudo maksimum mencapai 19 milimeter dan durasi sekitar 29 detik. Meski demikian, BMKG menyatakan tidak menemukan anomali pada rekaman kegempaan di sekitar waktu kejadian.

“Aktivitas erupsi terekam pada stasiun seismograf dengan amplitudo maksimum 19 mm dan durasi sekitar 29 detik. Tidak ditemukan adanya anomali pada rekaman seismograf BMKG di sekitar waktu kejadian,” kata BMKG dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (6/9/2026).

BMKG menyebut aktivitas yang teramati merupakan letusan tipe Strombolian. Sementara itu, kolom abu akibat erupsi tersebut tidak teramati dalam pemantauan BMKG.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca Kota Tangsel Hari Ini: Awas, Hujan Disertai Petir!

Selain aktivitas kegempaan, BMKG juga memantau kondisi muka air laut setelah erupsi. Berdasarkan hasil pemantauan hingga Sabtu (5/9/2026) pukul 10.30 WIB, tidak ditemukan adanya kenaikan muka air laut yang signifikan.

BMKG memastikan pemantauan terhadap kondisi Gunung Anak Krakatau dan kawasan sekitarnya terus dilakukan secara real-time. Pemantauan tersebut juga dilakukan dengan berkoordinasi bersama instansi terkait untuk mengantisipasi perubahan kondisi yang dapat berdampak terhadap masyarakat maupun aktivitas penerbangan.

“BMKG akan terus memonitor kondisi ini secara real-time dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” ujar BMKG.

Saat ini, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM sebelumnya menetapkan status tersebut sejak 2 Juli 2026 dan hingga laporan terbaru statusnya masih berlaku.

BACA JUGA :  Kasasi Ditolak, Teddy Minahasa Tetap Divonis Seumur Hidup

Dalam laporan khususnya, Badan Geologi menyebut rangkaian erupsi tipe Strombolian Gunung Anak Krakatau masih berlangsung hingga 5 September 2026.

Laporan tersebut juga mencatat adanya erupsi menerus yang disertai suara gemuruh serta semburan merah menyala menyerupai lava fountain.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat, wisatawan, dan pengunjung diminta mematuhi rekomendasi keselamatan yang berlaku. Pada status Level III, masyarakat dilarang memasuki kawasan dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

BMKG juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang sumbernya tidak jelas. Masyarakat diminta merujuk pada informasi resmi BMKG, PVMBG, dan Badan Geologi untuk memperoleh perkembangan terbaru mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau.

BACA JUGA :  Prakiraan Cuaca Kamis, Banten Diprediksi Bakal Turun Hujan

“Tetap tenang dan jangan terpancing oleh isu atau hoaks yang beredar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujar BMKG.

Pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau akan terus dilakukan secara real-time bersama instansi terkait guna memastikan perkembangan kondisi dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.

Tags: aktivitas vulkanik Anak Krakatau.Anak Krakatau erupsiBadan GeologiBMKGerupsi Anak Krakatau 2026erupsi StrombolianGunung anak krakatauGunung Anak Krakatau terbaruLevel III SiagaPVMBGSelat Sundastatus Anak Krakatau
Previous Post

FKS Food Hidupkan Kembali Cerita di Balik Produk Legendary Brands Lewat Legendary Chefs Unlock the Legend

Next Post

Abu Anak Krakatau Meluas, BNPB Kerahkan Pesawat dari Pondok Cabe untuk Operasi Modifikasi Cuaca

Related Posts

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
TANGERANG SELATAN

Hari Santri 2026, Pilar Saga Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Oktober 22, 2026
2.4k
Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas
HUKUM

Beredar Surat Transaksi Eka Hospital Tahun 2022, Patut Diduga Berkaitan dengan Upaya Menggeser Pemegang Saham Minoritas

Oktober 22, 2026
2.4k
Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun
ADVERTORIAL

Optimistis pada Prospek Pertumbuhan Jangka Panjang, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Oktober 22, 2026
2.4k
Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital
TANGERANG SELATAN

Bali Tech Week 2026 Hadirkan 900 Pertemuan Bisnis, Tangsel Soroti Kolaborasi Digital

Oktober 22, 2026
2.4k
Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli
ADVERTORIAL

Lindungi Pantai Utara Jawa dari Abrasi, BRI Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove dan Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak Melalui Program BRI Peduli

Oktober 22, 2026
2.4k
Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW
TANGERANG SELATAN

Tangsel Diwaspadai Jadi Kota Transit TPPO, Pemkot Perkuat Pengawasan RT/RW

Oktober 22, 2026
2.4k
Next Post
Abu Anak Krakatau Meluas, BNPB Kerahkan Pesawat dari Pondok Cabe untuk Operasi Modifikasi Cuaca

Abu Anak Krakatau Meluas, BNPB Kerahkan Pesawat dari Pondok Cabe untuk Operasi Modifikasi Cuaca

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • MOTIVASI & INSPIRASI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • DUNIA KAMPUS
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
  • KERANJANG KUNING

© 2022 TangselXpress.com