TANGERANG SELATAN – Menjelang tahun 2026, dunia kecantikan diperkirakan akan diwarnai sejumlah tren baru, termasuk dalam gaya rambut. Salah satu teknik pewarnaan yang diprediksi semakin diminati adalah color melting.
Color melting merupakan teknik pewarnaan rambut yang memadukan dua hingga tiga warna atau lebih secara bertahap dan menyatu tanpa garis batas yang tegas. Teknik ini menghasilkan efek gradasi yang halus dari akar rambut hingga ke ujung.
Dikutip dari Harper’s Bazaar, color melting menciptakan transisi warna yang lembut sehingga tampak seolah warna rambut “meleleh” dari bagian akar yang lebih gelap ke ujung yang lebih terang. Hasil akhirnya dinilai memberikan kesan multidimensi namun tetap terlihat natural.
“Warna-warnanya hampir meleleh satu sama lain, menciptakan hasil akhir yang sangat lembut dan terlihat alami,” ujar ahli warna rambut Aniah Warner.
Dalam penerapannya, teknik color melting umumnya menggunakan warna-warna yang masih berada dalam satu keluarga warna, seperti perpaduan cokelat dan pirang. Harmonisasi ini bertujuan untuk mempertahankan tampilan rambut yang lebih alami.
Selain menawarkan hasil visual yang lembut, color melting juga dinilai lebih praktis dari sisi perawatan. Transisi warna yang halus membuat pertumbuhan rambut baru tidak terlalu terlihat, sehingga tidak memerlukan sentuhan ulang (touch-up) sesering teknik pewarnaan lainnya.
Teknik ini juga dianggap lebih ramah terhadap kesehatan rambut karena tidak melibatkan proses pemutihan ekstrem. Dengan tingkat kerusakan yang lebih minimal, rambut tetap terlihat halus dan sehat dari akar hingga ujung.
“Teknik ini memungkinkan pertumbuhan rambut yang lebih lembut dengan tetap mempertahankan warna dasar alami sebagai kanvas,” kata Warner.
Untuk menghasilkan efek color melting, pewarnaan dapat dilakukan menggunakan kuas, tangan, atau sisir guna membaurkan warna pada titik-titik tertentu. Proses pencampuran dilakukan pada rambut yang lembap agar warna menyatu secara maksimal.
“Kuncinya adalah membiarkan warna menyatu selama proses, bukan mengisolasinya dengan foil, sehingga hasil akhirnya tampak mulus,” pungkas Warner.







