TANGERANG SELATAN – Perayaan Natal 2025 di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Serpong Pos Kebaktian Nusa Loka berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Momentum tersebut dirangkaikan dengan peresmian gedung ibadah GKI Serpong Nusa Loka yang dihadiri Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, Kamis, 25 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Benyamin menyampaikan ucapan selamat Natal kepada seluruh jemaat. Ia berharap nilai-nilai damai dan kasih yang terkandung dalam perayaan Natal dapat terus memperkuat kehidupan sosial masyarakat di Kota Tangerang Selatan.
“Semoga Natal membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan bagi kita semua, serta semakin mempererat persaudaraan di Kota Tangerang Selatan,” ujar Benyamin.
Benyamin menilai keberadaan GKI Nusa Loka memiliki arti penting dalam menjaga kerukunan umat beragama. Ia mencontohkan kawasan Nusa Loka sebagai simbol toleransi, di mana gereja berdampingan dengan Pura Parahyangan Jagadguru dan berdekatan dengan Masjid Baitul Isma.
“Kehidupan beragama yang rukun di Nusa Loka menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila benar-benar dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Selain sebagai tempat ibadah, Benyamin mendorong agar gereja juga berperan sebagai pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Ia mengajak jemaat GKI Serpong untuk berkontribusi dalam isu bersama, termasuk kepedulian terhadap lingkungan dan pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.
Pada kesempatan tersebut, Benyamin juga mengajak masyarakat menunjukkan solidaritas kepada warga yang terdampak bencana di Sumatera. Melalui penggalangan dana yang difasilitasi Baznas Kota Tangerang Selatan, terkumpul donasi ratusan juta rupiah dari masyarakat.
Peresmian Gedung Ibadah GKI Serpong Nusa Loka ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan tumpeng. Acara ini disaksikan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kementerian Agama, tokoh lintas agama, FKUB, FKDM, serta jemaat.
Mengakhiri sambutannya, Benyamin berharap GKI Serpong Nusa Loka dapat memberi manfaat luas bagi masyarakat sekitar melalui berbagai kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi kreatif. “Mari kita jaga keharmonisan Kota Tangerang Selatan dengan semangat saling menghormati, saling peduli, dan saling menguatkan,” tuturnya.







