TANGERANG SELATAN – Memasuki pergantian tahun, tren interior rumah 2026 bergerak ke arah yang lebih personal, hangat, dan berkarakter. Setelah bertahun-tahun didominasi gaya minimalis dengan palet warna netral, rumah kini tidak lagi sekadar berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi representasi identitas serta sumber kenyamanan emosional bagi penghuninya.
Perubahan besar ini disoroti oleh pakar desain interior dan warna, Maria Killam, dilansir dari Yelp. Mulai dari pilihan warna, material, hingga penataan ruang, berikut rangkuman tren interior rumah 2026 yang diprediksi akan menonjol.
Furnitur dan Aksen Kayu Kembali Naik Daun
Rona kayu gelap seperti cherry, mahoni, dan walnut diperkirakan menggantikan tren kayu terang atau bleached wood. Warna kayu yang lebih natural ini menghadirkan suasana hangat dan mewah, sejalan dengan tren interior yang terasa lebih “berisi” secara visual.
Material Batu Alam Kian Diminati
Material batu alam seperti quartzite diprediksi semakin populer, terutama untuk countertop dan permukaan dapur. Dibandingkan marmer, Maria Killam merekomendasikan quartzite karena lebih tahan terhadap asam, awet, serta mudah dirawat.
Hijau Jadi Warna Netral Baru
Warna hijau, mulai dari herbal green, sage green, hingga olive green, akan banyak digunakan pada kabinet, furnitur, hingga dinding. Untuk hasil yang lebih fleksibel dan tahan lama, kombinasi warna hijau dengan tone yang tepat disarankan agar interior permanen tidak cepat terasa usang.
Gaya New Tuscan Hadir Lebih Modern
Gaya New Tuscan kembali populer dengan sentuhan yang lebih ringan dan modern. Perpaduan furnitur kerajinan tangan, tekstur yang kaya, serta elemen klasik abad pertengahan dipadukan dengan estetika kontemporer. Aksen seperti tapiseri dan besi tempa juga diprediksi kembali menghiasi interior rumah.
Dominasi Warna Hangat
Nuansa burgundy, rusty red, dusty pink, hingga terracotta semakin diminati. Warna-warna ini menciptakan kesan hangat dan elegan, cocok diaplikasikan pada ruang berkumpul seperti ruang keluarga dan ruang makan.
Secara keseluruhan, Maria Killam menekankan pentingnya memilih elemen interior yang tahan lama. Mengingat rumah merupakan investasi jangka panjang, tren sebaiknya dijadikan inspirasi, bukan satu-satunya acuan.
Ekspresi Personal dan Fungsionalitas Ruang
Selain estetika, data tren dari Yelp menunjukkan meningkatnya minat terhadap rumah yang lebih personal, artistik, dan mendukung kesehatan mental. Beberapa tren yang diperkirakan menonjol antara lain:
-
Galeri Foto di Rumah
Pemilik rumah semakin berani memajang foto keluarga, ilustrasi, poster vintage, hingga koleksi pribadi. Penataan bingkai yang rapi membuat ruangan terasa unik dan penuh cerita. -
Tangga sebagai Elemen Dekoratif
Tangga kini tak lagi sekadar penghubung antar lantai. Aksen karpet bermotif vintage atau cat berwarna kontras menjadikannya elemen artistik yang mencuri perhatian. -
Kamar Mandi Bergaya Vintage Modern
Perpaduan wastafel pedestal berbahan kuningan dengan keramik minimalis menciptakan kamar mandi yang hangat, elegan, dan tetap relevan sepanjang waktu. -
Permainan Motif Lantai
Ubin zellige, terracotta, mosaik, hingga pola geometris digunakan untuk memperkaya karakter visual rumah. -
Ruang Olahraga di Rumah
Ruang kebugaran pribadi, meski berukuran kecil, semakin diminati sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih mindful dan berfokus pada kesehatan fisik serta mental.







