JAKARTA – Pelaksanaan Operasi Zebra 2025 telah memasuki hari kesebelas (H11). Total penegakan hukum lalu lintas secara nasional mencapai 1.192.439 perkara.
Angka ini didominasi oleh penegakan berbasis teknologi yakni E-TLE serta pendekatan edukatif kepada masyarakat. Rincian penindakan hukum pada H11 terdiri dari 80.187 perkara melalui E-TLE statis dan 76.138 perkara melalui E-TLE mobile.
Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan H11 merupakan titik penting untuk menilai kesinambungan pola kegiatan dari awal operasi.
“Hari kesebelas menunjukkan pola pelaksanaan yang semakin kuat dan konsisten,” ujar Agus Suryonugroho kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).
Sementara untuk penindakan melalui tilang manual hanya berjumlah 15.078 perkara, jumlah ini sejalan dengan pembatasan tilang manual hanya untuk pelanggaran tertentu.
Adapun jumlah teguran yang diberikan kepada pelanggar mencapai 1.021.036 kegiatan. Tingginya intensitas teguran ini menunjukkan interaksi edukatif yang masif di lapangan, selaras dengan kebijakan Kakorlantas Polri untuk memperkuat penegakan berbasis teknologi.
Kakorlantas menekankan bahwa penegakan hukum harus dijalankan secara objektif. “Korlantas Polri berkomitmen menjaga profesionalitas, responsivitas dan kualitas pelayanan hingga akhir operasi,” tukasnya.







