ACEH BARAT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mencatat sebanyak 3.866 jiwa atau 2.652 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang melanda delapan kecamatan di wilayah tersebut. Ketinggian air dilaporkan mencapai 1 hingga 1,5 meter.
“Belum ada laporan warga yang menjadi korban dalam bencana banjir saat ini,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, dikutip Jumat, 28 November 2025.
Banjir melanda sejumlah titik, termasuk Kecamatan Johan Pahlawan di Desa Pasi Leuhan. Sementara di Kecamatan Meureubo, air merendam Desa Pasi Masjid, Pasi Aceh Tunong, dan Pasi Aceh Baroh.
Delapan desa di Kecamatan Sungai Mas juga terendam banjir, yakni Desa Kajeung, Geduong, Lancong, Tungkop, Leubok Beutong, Gleng, Gunong Buloh, dan Gaseu.
Di Kecamatan Arongan Lambalek, banjir melanda Desa Teupin Peuraho, Peuribu, Ujong Beusa, Drien Rampak, Keub, Cot Kumbang, Kubu, Seuneubok Lhong, Suak Ie Beuso, serta Arongan.
Kecamatan Woyla Timur turut terdampak dengan beberapa desa terendam, seperti Seuradeuk, Pasi Ara, Rambong, Gampong Baro, Tangkeh, Leubok Panyang, dan Pasi Janeng. Sementara itu, di Kecamatan Pante Ceureumen, banjir melanda Desa Canggai, Keutambang, Seumantok, dan Lango.
Di Kecamatan Woyla Barat, banjir menggenangi sejumlah desa, antara lain Napai, Blang Cot Rubek, Blang Cot Mameh, Pasi Malee, Lhok Malee, Cot Rambong, Blang Luah, Alue Leuhob, Leubok Pasi Ara, Ulee Pasi Ara, Cot Lagan, Kulam Kaju, Peuleukung, Pasi Panyang, dan Alue Perman.
Kecamatan Kaway XVI juga mencatat 10 desa terdampak, meliputi Alue Tampak, Padang Mancang, Puuk, Alue On, Putim, Gampong Masjid, Keudee Aron, Alue Tampak, Meunasah Buloh, dan Pasi Jambu.
Teuku Ronal menyampaikan bahwa BPBD Aceh Barat masih melakukan pendataan lanjutan serta upaya evakuasi di wilayah yang hingga kini masih tergenang banjir.







