TANGERANG SELATAN – Beberapa hari terakhir, Indonesia memasuki musim pancaroba, masa ketika cuaca sering berubah-ubah antara panas terik dan hujan deras. Kondisi ini kerap membuat daya tahan tubuh menurun dan menimbulkan gangguan seperti batuk atau tenggorokan gatal, yang tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Meski begitu, batuk dapat diatasi dengan cara sederhana, salah satunya dengan minum teh hangat. Dikutip dari Real Simple, berikut beberapa jenis teh yang dapat membantu melegakan tenggorokan saat batuk.
1. Teh Hijau
Penelitian menunjukkan bahwa berkumur dengan teh hijau dapat mengurangi frekuensi batuk setelah prosedur medis karena kandungan antiinflamasi dan antibakterinya. Teh hijau mengandung senyawa epigallocatechin gallate (EGCG) yang memiliki efek antioksidan serta antiinflamasi pada jaringan tubuh.
Saat tenggorokan terasa meradang, efek ini dapat membantu mempercepat pemulihan dan memberikan rasa nyaman. Untuk mengonsumsinya, seduh teh hijau dengan air panas (bukan mendidih) selama 3–5 menit agar senyawanya tetap terjaga.
2. Teh Chamomile
Teh chamomile dikenal memiliki efek menenangkan serta membantu meredakan batuk ringan. Kandungan senyawa antiinflamasi di dalamnya dapat membantu tubuh melawan infeksi atau iritasi penyebab batuk.
Untuk menyeduhnya, cukup gunakan satu kantong atau satu sendok teh bunga chamomile kering, tuangkan 250 ml air panas, lalu diamkan selama lima menit sebelum disaring. Tambahkan madu agar rasanya lebih nikmat dan menambah manfaat bagi tenggorokan.
3. Teh Jahe
Jahe merupakan rempah yang terkenal dengan khasiatnya bagi kesehatan. Jahe berfungsi sebagai ekspektoran ringan, membantu melunakkan lendir di saluran napas dan memudahkan pengeluarannya, terutama saat batuk berdahak.
Cara membuatnya sederhana: iris beberapa ruas jahe segar, rebus dalam 300 ml air selama 5–10 menit, lalu saring. Minum dalam keadaan hangat untuk mendapatkan sensasi uap dan rasa panas yang membantu melegakan tenggorokan.







