JAKARTA – Aksi demo di depan gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta sempat memanas karena bentrok antara aparat kepolisian dengan peserta aksi demo. Terjadi aksi lempar batu dan semprotan gas air mata dalam aksi unjuk rasa tersebut.
Saat aksi demo memanas di depan gedung DPR/MPR memanas, bagaimana situasi di dalam gedung?
Ternyata, situasi di dalam gedung wakil rakyat itu seolah tak terjadi apa-apa. DPR tetap menjalankan aktifitas seperti biasa. Agenda rapat tetap berjalan sesuai jadwal.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. Menurut dia, rapat di DPR tetap digelar meski situasi aksi unjuk rasa di luar kompleks parlemen, Jakarta, Senin siang, dalam kondisi yang kurang kondusif.
Dia menyampaikan hal tersebut ketika membuka Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait pembahasan revisi Undang-Undang Penyiaran. Rapat itu mengundang Majelis Ulama Indonesia, Konferensi Wali Gereja Indonesia, hingga Komisi Nasional Pengendalian Tembakau.
“Saya ucapkan terima kasih atas kehadirannya para narasumber di siang hari ini, walaupun di luar suasana mungkin agak sedikit memanas,” kata Dave.
Menurut dia, situasi yang memanas tersebut jangan sampai menyurutkan niat dan amanat dalam menunaikan tugas untuk bangsa dan negara.
Namun, rapat tersebut hanya berlangsung sekitar 30 menit setelah para narasumber menyampaikan paparannya. Dave mengatakan rapat itu tak bisa berlangsung terlalu lama, mengingat situasi di luar yang “memanas”.
Dia pun meminta kepada para anggota DPR RI untuk menyampaikan pertanyaan secara tertulis kepada para narasumber untuk mendalami aspirasi terkait RUU Penyiaran.
“Mengingat situasi terus bergulir di luar, ini yang kami khawatirkan kalau kita terlalu lama, nanti akhirnya sulit kita keluar dari kompleks parlemen,” kata dia.
Adapun petugas kepolisian menembakkan meriam air (water cannon) untuk menghalau massa aksi unjuk rasa yang mulai anarkis dengan melempari petugas di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI pada Senin siang.
Pantauan di lokasi sekitar jam 12.50 WIB petugas kepolisian terus memukul mundur massa aksi dengan menyisir Jalan Gatot Subroto.







