JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meluncurkan layanan konseling JakCare. Yakni, layanan kesehatan mental dengan telekonsultasi daring yang dioperasikan selama 24 jam secara gratis.
Layanan ini bisa digunakan dengan menghubungi 0800-1500-119 atau melalui aplikasi JAKI. Pramono menilai, layanan konseling seperti ini sangatlah dibutuhkan karena banyak warga Jakarta yang memiliki beban hidup berat.
“Sekarang ini banyak sekali akibat beban hidup, tekanan hidup dan sebagainya masyarakat itu mengalami gangguan kesehatan kejiwaan. Untuk itu akan ada program konseling yang Bapak Ibu lakukan setiap saat bisa melalui JAKI atau melalui telepon,” kata Pramono dalam peluncuran JakCare di Rusun Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Mei 2025. Dikutip dari RRI.
Dalam layanan JakCare, Pemprov DKI menyediakan tenaga psikolog klinis yang menerima konsultasi dari masyarakat dengan 3 orang per-shift-nya. Call center JakCare juga terhubung dengan rumah sakit khusus kesehatan jiwa.
Sehingga, jika warga mengajukan keluhan hingga terdeteksi adanya indikasi bunuh diri, psikolog akan langsung mengalihkan dan mengontak satuan kerja perangkat daerah lain dengan bantuan-bantuan yang diperlukan.
“JakCare tadi menangani dua orang yang mau bunuh diri dan berhasil diselamatkan. Yang satu memotong nadinya, yang satu minum obat racun. Jadi ini menunjukkan bahwa apa yang kami gagas mudah-mudahan bermanfaat bagi warga Jakarta,” tutur Pramono.
Selain itu, Pramono juga meresmikan Pasukan Putih yang secara proaktif melayani kesehatan kepada warga masyarakat, terutama untuk lansia.
“Untuk layanan masyarakat atau Pasukan Putih ini bukan hanya untuk lansia saja tetapi juga anak di atas 18 tahun apabila punya persoalan dengan kesehatannya apakah itu stroke dan sebagainya,” ungkap Pramono.
Pramono melanjutkan, pihaknya juga meluncurkan program JakAmbulans dengan penambahan unit tim medis gerak cepat.
Tim tersebut terdiri atas tenaga kesehatan yang memberikan layanan pre-hospital care hingga proses evakuasi ke fasilitas kesehatan.
Saat ini, telah tersedia 86 ambulans advance dan 17 motor ambulans. Gubernur Pramono mengatakan, warga yang membutuhkan layanan JakAmbulans bisa menghubungi nomor 112 atau 1119, atau melalui aplikasi JAKI.
“Program JakAmbulans hadir sebagai bentuk perlindungan dasar bagi warga Jakarta. Kami menambah unit Tim Medis Gerak Cepat yang terdiri atas tenaga kesehatan profesional. Layanan ini gratis. Apabila ada pihak yang mencoba memungut bayaran, maka segera laporkan,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin menilai program JakCare dan Pasukan Putih akan berjalan efektif dengan penggunaan teknologi yang tepat untuk membantu masyarakat agar hidup lebih sehat secara fisik dan mental serta berumur panjang.
“Karena dengan teknologi sekarang, pertama, masyarakat tahu bagaimana cara hidup sehat, bahasa kesehatannya promotif. Kedua, masyarakat melakukan cek kesehatan gratis, itu namanya preventif. Kalau melakukan dua hal ini—promotif dan preventif—mereka tahu bagaimana cara hidup sehat dan melakukan cek kesehatan gratis, insyaallah usianya bisa sama dengan rata-rata, yaitu 74 tahun,” urai Budi.







