TANGSELXPRESS – Wakil Perdana Menteri Thailand Phumtham Wechayachai menyatakan, setidaknya 81 orang tertimbun reruntuhan gedung yang runtuh di Bangkok akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang berpusat di Myanmar.
Hingga saat ini, petugas masih berusaha menyelamatkan korban dari reruntuhan gedung yang sebenarnya baru dibangun.
Proses penyelamatan juga sedang berlangsung di lokasi konstruksi yang runtuh di distrik Chatuchak, tempat tiga orang tewas setelah gempa bumi dan 81 lainnya masih tertimbun reruntuhan, demikian dilaporkan surat kabar tersebut.
Phumtham menyebut gempa ini sebagai yang terkuat di Bangkok dalam satu dekade terakhir. Pemerintah Thailand tengah mengoordinasikan respons darurat di tengah kemungkinan gempa susulan.
Pemerintah setempat berkoordinasi mengantisipasi kemungkinan gempa susulan yang terus berlanjut.
Dua bangunan utama yang mengalami kerusakan parah akibat gempa adalah sebuah gedung bertingkat 34 lantai dan satu lagi gedung tiga lantai di ibu kota Thailand.
“Kami telah menginstruksikan pemeriksaan struktur bangunan di rumah sakit, sekolah, dan tempat ibadah untuk memastikan keamanannya,” kata Phumtham seperti dikutip oleh surat kabar tersebut.
Surat kabar The Nation juga melaporkan, akibat gempa tersebut bandara di seluruh Thailand telah menghentikan untuk sementara operasionalnya.







