• ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber
tangselxpress.com
Minggu, 30 November, 2025
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • PENDIDIKAN
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • PENDIDIKAN
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN
No Result
View All Result
tangselxpress.com
No Result
View All Result
Home OPINI

DISWAY: Preman Saham

admin by admin
Maret 8, 2025
in NEWS, OPINI
Reading Time: 4min read
dahlan iskan

Foto: Disway

98
SHARES
2.6k
VIEWS

Oleh: DAHLAN ISKAN
Sang Begawan Media

 

Para pengusaha besar kumpul di sebuah hotel di Jakarta Rabu lalu. Berbuka bersama. Jumlahnya 40 orang.

Mungkin hanya saya yang usahanya paling kecil di antara mereka. Mereka adalah pengurus pusat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). Yang Anda sudah tahu siapa ketua umumnya: Willianto Tanta, pengusaha properti dari Makassar.

Tentu tidak hanya untuk makan bersama. Soal ekonomi dan keselarasan sosial juga jadi topik pembicaraan.

Sehari kemudian delapan naga besar Indonesia diundang Presiden Prabowo Subianto ke Istana. Anda sudah melihat fotonya. Di deretan kanan: Aguan dari grup Podomoro/PIK, Anthony Salim (Salim Group), Prajogo Pangestu (Chandra Asri Group), Datuk Tahir (Mayapada Group), Tomy Winata (Artha Graha Group). Di deretan kiri, dua pejabat Istana (Mensesneg Prasetyo Hadi dan Seskab Teddy Indra Wijaya), Franky Wijaya (Sinar Mas Group), James Riyadi (Lippo Group), dan Boy Thohir (Adaro Group, kakak menteri BUMN Erick Thohir).

Kita tidak tahu apa yang dibicarakan di Istana. Yang disiarkan oleh Istana hanyalah foto itu. Bisa dimaklumi. Tapi Anda juga bisa menduga: tidak jauh-jauh dari kondisi perkembangan ekonomi belakangan ini. Rupiah anjlok. Harga saham di pasar modal jeblok. Ekspor turun. Likuiditas yang seret.

Waskita Karya yang barusan menawarkan obligasi Rp 1 triliun hanya dapat Rp 100 miliar. Sungguh kasihan. Bisa dibayangkan bagaimana cash flow perusahaan BUMN itu.

Di samping soal ekonomi bisa juga Presiden Prabowo menambahkan agendanya sendiri: Danantara, Bank Emas, Pangan, Energi, dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

BACA JUGA :  Gempa Magnitudo 6,1 Parigi Moutong, Belum Ada Laporan Kerusakan Bangunan

Opini publik menyimpulkan: negara sedang memerlukan bantuan para naga besar itu untuk meredakan gejolak ekonomi.

Di kalangan Tionghoa kata ”Naga” aslinya berkonotasi positif dan mulia. Kata itu jadi berkonotasi negatif karena diterjemahkan dari aslinya: “Liong”. Karena itu Tiongkok minta kata “Liong” jangan diterjemahkan dengan “naga”. Atau “Dragon” dalam bahasa Inggris. Tidak pas dengan makna aslinya.

Delapan Liong tetalah bertemu “Liong” yang lebih besar. Kita lihat apakah gejolak ekonomi segera reda. Lalu kembali membaik.

Sehari sebelum pertemuan PSMTI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga mengadakan pertemuan dengan para pengusaha besar.

Anda juga bisa menduga: membicarakan buruknya indikator penting ekonomi kita belakangan ini.

Isu sentralnya adalah Danantara dan Presiden Donald Trump. Internal dan eksternal. Yang internal tentu tidak hanya Danantara. Ada soal Pertamina, pengadaan beras yang dijaga aparat keamanan, dan seterusnya.

Di Danantara setidaknya ada empat isu: mengapa bank-bank berada di bawah Danantara, mengapa pimpinan Danantara bukan yang lebih independen, dari mana modal Rp 15.000 triliun Danantara dan ke proyek apa saja uang itu akan diinvestasikan.

Sedang soal Trump Anda sudah tahu: ia memang memenuhi syarat tiga jenis orang yang tidak boleh dilawan. Tiga-tiganya sekaligus: Atasan, orang kaya, orang gila.

Yang berani melawannya hanya satu orang: Al Green. Waktu Trump pidato di depan Kongres Amerika dua hari lalu Green berdiri dari kursinya. Ia anggota Kongres dari Partai Demokrat. Dari Texas. Berkulit hitam.

Tidak hanya berdiri, Green berteriak keras. Sambil menudingkan tongkat penyangga badannya ke arah podium. Trump terus bersemangat pidato. Green terus bersemangat teriak-teriak dan menudingkan tongkatnya.

BACA JUGA :  Lima Pemuda NU Temui Presiden Israel, Jokowi Tegas Sampaikan Hal Ini

Pimpinan Kongres, Mike Johnson, memukul-mukulkan palu sidang. Ia minta Green duduk. Green tidak mau duduk. Ia terus meneriaki Trump. Akhirnya Johnson memukulkan palu: minta polisi untuk membawa Green keluar ruangan.

Sebenarnya banyak anggota Kongres yang juga berteriak-teriak: Trump bohong! Sambil mengacungkan poster “bohong”. Mereka dari partai Demokrat. Tapi tidak sampai seperti Green.

Waktu Green digiring keluar, anggota Kongres dari partai Republik meneriakkan yel-yel “goodbye”. Hampir setiap kalimat pidato Trump dapat sambutan standing applause. Dari separo anggota Kongres. Separonya lagi tidak mau bertepuk tangan, apalagi sambil berdiri. Republik dan Demokrat begitu terbelah.

Atas usul seorang anggota Kongres, diadakanlah pemungutan suara: apakah Green perlu mendapat sanksi. Bentuk sanksinya: kecaman. Dilakukanlah voting. Kurang dari 48 jam setelah Green diusir. Sepuluh anggota Kongres dari Demokrat ikut memberikan suara “setuju”. Putusan mayoritas: Green harus diberi sanksi.

Bentuk sanksi itu: saat putusan pleno dibacakan, “terdakwa” harus berdiri di ruang pleno itu. Berarti: itulah orang yang mendapat sanksi dikecam. Hanya itu.

Green bisa menerima sanksi itu. Tapi ia menyatakan tidak takut untuk melakukan lagi. “Lebih baik ada satu orang yang berdiri seperti saya,” katanya.

Sedang 10 anggota Demokrat yang setuju lantaran mereka sendiri juga tidak suka kalau ada presiden dari Demokrat diperlakukan seperti itu oleh anggota Republik.

Trump membeberkan berbagai keberhasilannya di pidato itu. “Kalau Kamala yang terpilih tidak akan bisa begini,” ujarnya sambil menudingkan jari ke arah tempat duduk Kamala Harris, lawan tandingnya di Pilpres lalu.

BACA JUGA :  Selain Olahraga, Ahli Ungkap Gerakan Tiga Menit Ini Bisa Selamatkan Jantung

Sudah 81 keputusan diambil Trump selama 100 hari jadi presiden baru. Semua menghebohkan. Termasuk pengenaan pajak barang impor dari luar negeri. Pun dari sahabat terdekatnya: Kanada. Juga Eropa. Jepang. Korsel. Apalagi Meksiko, India, Brasil. Lebih-lebih lawan sesungguhnya yang baru: Tiongkok.

Semua negara sahabat, katanya, telah puluhan tahun hanya memanfaatkan Amerika. Kalau saya orang Amerika saya setuju dengan kata-kata itu.

Yang juga heboh adalah dihadirkannya orang Greenland di gedung Kongres itu. Trump pernah bilang Greenland akan menjadi negara bagian Amerika. Di pidato malam itu Trump memberikan dukungan agar penduduk Greenland melakukan referendum. Lalu bergabung ke Amerika Serikat.

Semua langkah Trump membuat ekonomi dunia guncang. Lalu berpengaruh pula pada Indonesia.

Maka di saat seperti itu internal Indonesia harus waspada. Hati-hati. Kalau pun berani harus dengan penuh perhitungan. Tidak boleh salah langkah yang fatal. Introspeksi. Akomodasi. Tidak boleh panik. Tenang. Kerja keras.

Penulis pintar seperti EJB, berpendapat bahwa pertemuan antara OJK dengan para pengusaha besar dinilai langkah panik. Berlebihan. Pasar modal harus steril dari intervensi siapa pun, termasuk dari pelaku usaha. Naik turunnya saham adalah cermin kondisi nyata ekonomi. Kondisi itulah yang harus diperbaiki.

Pasar punya “hukum besi” ekonominya sendiri. Main kekuasaan kadang justru dinilai sebagai “anti pasar”.

Preman saja sulit dikendalikan apalagi pasar ekonomi. (*)

Tags: Aguan dari grup Podomoro/PIKAnthony Salim (Salim Group)dahlan iskandan Boy Thohir (Adaro GroupDatuk Tahir (Mayapada Group)diswaydonald trumpdua pejabat Istana (Mensesneg Prasetyo Hadi dan Seskab Teddy Indra Wijaya)Erick ThohirFranky Wijaya (Sinar Mas Group)James Riyadi (Lippo Group)kakak menteri BUMN Erick Thohir).mike johnsonPrajogo Pangestu (Chandra Asri Group)Presiden Prabowo SubiantopsmtiTomy Winata (Artha Graha Group). Di deretan kiri
Previous Post

Usut Kematian Mahasiswa UKI di Kampus, Polisi Periksa 18 Saksi

Next Post

Prakiraan Cuaca Kota Tangsel Hari Ini: Hujan Intensitas Ringan hingga Sedang

Related Posts

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Jalin Kolaborasi dengan SOGO
ADVERTORIAL

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Jalin Kolaborasi dengan SOGO

November 29, 2025
3.2k
Konsep Otomatis
NASIONAL

Prabowo: Jangan Sampai Anggaran Pendidikan Dikorupsi

November 29, 2025
1.5k
Menafsir Gugatan Pemberhentian Dewan oleh Masyarakat
OPINI

Menafsir Gugatan Pemberhentian Dewan oleh Masyarakat

November 29, 2025
2.2k
Tangsel Raih Predikat Kota Terbaik TP2DD Tahun 2025
TANGERANG SELATAN

Tangsel Raih Predikat Kota Terbaik TP2DD Tahun 2025

November 29, 2025
3.1k
Benyamin Dampingi Andra Soni Resmikan MRF Bintaro Jaya
TANGERANG SELATAN

Benyamin Dampingi Andra Soni Resmikan MRF Bintaro Jaya

November 29, 2025
1.2k
Dukung Pemerintah Larang Impor Pakaian Bekas Ilegal, Pelaku Usaha Lokal Gaungkan Slogan ‘Indonesia Emas Bukan Indonesia Bekas’
NASIONAL

Dukung Pemerintah Larang Impor Pakaian Bekas Ilegal, Pelaku Usaha Lokal Gaungkan Slogan ‘Indonesia Emas Bukan Indonesia Bekas’

November 29, 2025
3k
Next Post
hujan di tangsel

Prakiraan Cuaca Kota Tangsel Hari Ini: Hujan Intensitas Ringan hingga Sedang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • ABOUT US
  • Redaksi
  • Indeks Berita
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
  • Pedoman Media Siber

© 2022 TangselXpress.com

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
    • NASIONAL
    • DAERAH
    • MEGAPOLITAN
  • REGIONAL
    • BANTEN
    • TANGERANG SELATAN
    • TANGERANG RAYA
  • POLITIK
    • PILKADA 2024
  • PENDIDIKAN
  • EXPLORE TANGSEL
    • KULINER
    • WISATA
    • KOMUNITAS
  • EKONOMI
    • UMKM
    • EKONOMI BISNIS
  • GAYA HIDUP
    • BEAUTY
    • SELEBRITI
    • FILM & MUSIK
    • KESEHATAN
    • PARENTING
    • SERBA SERBI
  • OLAHRAGA
  • HUKUM
    • XPRESSLAW
  • PENDIDIKAN
  • VIDEO
  • EPAPER
  • OPINI
  • RAMADAN

© 2022 TangselXpress.com