TANGSELXPRESS – Di tengah kehebohan kasus Pertamax oplosan, sebuah video kembali viral di media sosial yang menunjukkan kendaraan Maung MV3 Garuda Limousine tengah mengisi bahan bakar di SPBU Shell, bukan di Pertamina.
Namun, belum bisa dipastikan apakah mobil tersebut adalah yang ditumpangi oleh Presiden Prabowo, karena pelat nomornya bertuliskan “Garuda”, bukan “Indonesia 1.”
Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa hal ini mungkin terkait dengan spesifikasi teknis kendaraan yang memerlukan bahan bakar dengan oktan tertentu dan lebih sesuai dengan produk yang disediakan Shell.
Video ini menimbulkan berbagai reaksi ‘tajam’ dari netizen, mengingat Maung Garuda adalah kendaraan dinas resmi Presiden Prabowo Subianto yang diproduksi oleh PT Pindad, perusahaan milik negara.
Video yang sempat beredar pada Oktober 2024 dan kini kembali viral di tengah isu pengoplosan Pertamax rasa Pertalite tersebut memperlihatkan dua unit MV3 Garuda bercat putih tengah berada diantara dispenser SPBU, seolah telah mengisi BBM.
Mobil ini sangat mirip dengan kendaraan yang kerap dipakai Presiden Prabowo saat menghadiri acara kenegaraan di sejumlah daerah.
Meski begitu, belum ada klaim atau pernyataan resmi dari PT Pindad selaku perusahaan pembuat mobil Maung. Mobil berjenis SUV kebanggaan anak bangsa itu terekam mengisi BBM jenis V-Power Nitro+ yang merupakan BBM untuk mesin diesel.
Kemunculan video ini sontak mendapat banyak komentar netizen, termasuk ada yang mempertanyakan mengapa tak mengisi di SPBU Pertamina.
Sejumlah netizen pun berkeyakinan bahwa kualitas BBM pelat merah justru diragukan oleh para pejabat negara.
“Nah, terbukti kan.. kalau pertamina itu kualitasnya enggak banget,” kata akun T***g6 di akun X, Jumat, (28/2/2025).
“Shell lebih baik dari Pertamina kah?” kata akun @TweetGenZ.
Ada juga yang menulis komentar sambil menyinggung soal pelayanan Shell yang tak perlu antre panjang dan hanya membayar Rp2 ribu untuk ke toilet.
“Mereka kan tau mana bensin bagus mana bensin jelek. Buat mobil presiden masa pake bensin jelek,” kata @kuroo2.
Sedangkan akun yang mengunggah video MV3 Garuda itu di media sosial X berkomentar bahwa sopir belum membuat QR Code untuk setiap pengisian BBM bersubsidi.
“Positif thinking aja, Mungkin lagi males daftar atau bikin Barcode di MyPertamina. Kayak gua, mending instal Shell App engga ribet banget. Cukup nomer Hp, barcode ga ribet banget,” kata akun @MafiaWasit.